Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga ABK yang Disandera Masih Terima Gaji

Pihak perusahaan masih membayar seluruh gaji maupun hak-hak suami mereka, termasuk seluruh sandera lainnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Keluarga ABK yang Disandera Masih Terima Gaji
Tribun Kaltim
Keluarga ABK yang disandera kelompok Abu Sayyaf 

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Saat ini, keluarga sandera masih berada di posko keluarga sandera, di mess PT PP Rusianto Bersaudara, kawasan Sungai Lais, yakni Elona istri Robin Piter, Dian Megawati Ahmad istri Ismail dan Apriyanto adik kapten Ferri Arifin.

Sedangkan keluarga sandera lainnya berada di rumah masing-masing, di antaranya terdapat di Sulawesi Selatan dan Semarang.

Ketiga kelaurga sandera itulah yang setiap hari mendatangi posko guna berbagi informasi, hingga melaporkan ke pihak perusahaan, jika ada informasi terbaru yang diterima oleh keluarga.

Selama ditinggal suami mereka, Mega maupun Elona yang notabene harus merawat anak-anaknya, mengaku tidak pernah merasa kekurangan dengan kondisi keungan mereka.

Pihak perusahaan masih membayar seluruh gaji maupun hak-hak suami mereka, termasuk seluruh sandera lainnya.

"Perusahaan masih beri gaji suami kami, selama ini memang pakai uang hasil dari suami saja, tidak kekurangan, saya masih bisa rawat anak-anak saya," ungkap Elona, ibu tiga anak tersebut, Jumat (29/7/2016).

Sama halnya dengan Elona, Mega juga mengaku tidak mengalami kesulitan keuangan, ditambah dengan dirinya yang juga bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi di Samarinda.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebelum kejadian ini, saya memang sudah bekerja di perusahaan swasta, selain dengan pendapatan dari suami, saya juga bekerja, jadi tidak merasa kekurangan," ungkap Mega.

Mega pun sudah mendapatkan izin dari perusahaan untuk tidak masuk bekerja terlebih dahulu, sebelum suaminya dibebaskan, namun Mega selalu berupaya dapat menyelesaikan tugas pekerjaannya di rumah.

"Sejak kejadian ini, saya memang sering jarang masuk kerja, tapi perusahaan sudah memberikan izin tidak masuk dan menyarankan untuk mengurusi masalah ini saja. Tapi, karena tugas saya bisa dikerjakan di rumah, saya berusaha untuk menyelesaikan di rumah," ungkapnya. (cde)

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas