Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aneh Tapi Nyata, Tahanan di Karanganyar Ini Berhasil Kabur Saat Hendak Disidang

Seorang tahanan dengan kawalan ketat petugas mampu meloloskan diri saat turun dari mobil tahanan, dan hingga kini belum ditemukan.

Aneh Tapi Nyata, Tahanan di Karanganyar Ini Berhasil Kabur Saat Hendak Disidang
JOGLOSEMAR.CO/ISTIMEWA
Dian Rusmawan alias Donat, terdakwa yang kabur tatkala akan disidang di PN Karanganyar, Senin (1/8/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, KARANGANYAR - Kejadian di Karanganyar, Jawa Tengah ini sekilas terdengar agak aneh, mirip cerita di film namun benar terjadi.

Seorang tahanan dengan kawalan ketat petugas mampu meloloskan diri saat turun dari mobil tahanan, dan hingga kini belum ditemukan.

Adalah Dian Rismawan (28) tahanan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang kabur diboncengkan temannya, Senin (1/8/16) sekitar pukul 09.00 WIB.

Aparat kepolisian dan Kejaksaan Negeri Karanganyar, Jateng, langsung berkoordinasi untuk mengejar Donat.

Warga Wonosegoro, Boyolali, Jateng, itu berhasil melarikan diri setelah turun dari bus tahanan yang membawanya dari kejaksaan ke Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar.

Sampai Selasa (2/8/2016), terdakwa masih belum ditemukan.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, menegaskan, para anggotanya yang ditugasi mengawal tahanan tersebut sudah sesuai dengan prosedur tetap (Protap).

“Hasil pemeriksaan yang kita lakukan terhadap anggota kami yang bertugas, memang saat itu tahanan tersebut sempat sendiri bersama pegawai dari kejaksaan di barisan paling belakang, dan akhirnya dapat lolos melarikan diri,” ucap Kapolres.

Pihaknya tidak memandang berapa jumlah personel yang disiapkan, akan tetapi kepolisian melihat seberapa besar tingkat kerawanan yang dihadapi dalam melakukan penjagaan.

“Kita tidak membatasi, tapi penjagaan itu kita lakukan sesuai dengan tingkat kerawanan yang ada," katanya.

"Mau berapa pun, kita siap untuk melakukan penjagaan atau pengamanan,” ujar Kapolres menegaskan.

Secara terpisah, Humas Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, Mujiono, mengatakan Donat berstatus sebagai tahanan Kejaksaan Negeri Karanganyar.

Sebelumnya ia telah divonis oleh PN Salatiga, Jateng, dengan hukuman enam tahun penjara dalam kasus sama, dengan empat temannya.

“Karena di Karanganyar juga terlibat, Donat dititipkan ke Rutan Klas 1A Surakarta untuk menjalani proses sidang di Karanganyar,” ucapnya. (Joglosemar.co/Rudi Hartono)

Ikuti kami di
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas