Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polresta Pekanbaru Geledah Apotik, Selidiki Dugaan Vaksin Palsu

Meski tidak mendapati langsung vaksin yang dicurigai, namun tim sempat meminta beberapa sampel obat-obatan dari apotik tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Polresta Pekanbaru Geledah Apotik, Selidiki Dugaan Vaksin Palsu
TRIBUN PEKANBARU/BUDI RAHMAT
Penggeledahan yang dilakukan Satreskrim Polresta Pekanbaru , BPOM Pekanbaru dan Dinas Kesehatan Pekanbaru disalah satu apotik, Selasa (2/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru didampingi BPOM Pekanbaru serta Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menggeledah salah satu apotik di Jalan Hangtuah Pekanbaru, Selasa (2/8/2016) siang.

Penggeledahan yang dipimpin langsung Kasatreskrim, Kompol Bimo Arianto ini menyisir dugaan adanya vaksin palsu yang beredar dan diperjual belikan.

Penggeledahan ini merupakan hasil dari penyelidikan yang intens dilakukan polisi.

Mencurigai beberapa lokasi, Reskrim akhirnya turun untuk memastikannya.

Dari pantauan Tribunpekanbaru.com, penggeledahan dilakukan mulai dari lantai dasar sampai lantai satu apotik.

Beberapa obat diperiksa teliti oleh BPOM dan Dinkes Pekanbaru.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski tidak mendapati langsung vaksin yang dicurigai, namun tim sempat meminta beberapa sampel obat-obatan dari apotik tersebut.

Polisi memastikan akan terus melakukan pengembangan.

Apotik tersebut disinyalir hanya satu dari pengecer diduga adanya vaksin palsu.

Kemungkinan besar ada distributor yang sebagai penyalur.

Bimo menyebutkan pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait upaya pengungkapan dugaan vaksin palsu.

Dari penggeledahan apotik tersebut, Reskrim sudah mengantongi beberapa titik lainnya yang juga diduga terdapat vaksin palsu.

Informasi yang diterima Tribunpekanbaru.com, sudah ada tersangka dari dugaan vaksin palsu.

Penyelidikan dilakukan oleh salah satu Polsek di Pekanbaru.

Kebenaran tersebut disampaikan Kasatreskrim Bimo.

"Ya, memang ada yang sudah ditetapkan tersangka. Itu salah satu Polsek," terang Bimo. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas