Tribun

11 ABK Kapal Nelayan Pisang VI asal Cilacap Belum Ditemukan

Kapal itu hilang kontak sejak 28 Juli 2016. Ada 11 anak buah kapal (ABK) yang berada di kapal tersebut, mereka masih dinyatakan hilang

Editor: Sugiyarto
11 ABK Kapal Nelayan Pisang VI asal Cilacap Belum Ditemukan
Youtube
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, PANGANDARAN -- Komandan Pos TNI AL Wilayah Kabupaten Pangandaran Pembantu Letnan Satu Laut Dayat Sudrajat telah mendapatkan laporan dari Kesyahbandaran Cilacap, Jawa Tengah, bahwa ada satu kapal nelayan hilang asal Cilacap bernama Pisang VI berukuran 18 gross ton (GT).

Dayat mengatakan, kapal itu hilang kontak sejak 28 Juli 2016. Ada 11 anak buah kapal (ABK) yang berada di kapal tersebut, mereka masih dinyatakan hilang dan keberadaannya belum diketahui.

"Kami sudah mendapatkan laporan bahwa ada kapal nelayan asal Cilacap hilang beserta 11 ABK kapal yang sampai saat ini tak diketahui keberadaannya," kata Dayat saat dimintai keterangan wartawan, Kamis (4/8/2016).

Atas laporan tersebut, tim gabungan dari TNI AL, Polisi Air, dan Basarnas terus berupaya menyelidiki identitas kapal terbalik yang ditemukan di perairan Pangandaran.

Sejak kemarin sampai hari ini, tim pencari terkendala gelombang tinggi dan belum bisa mengetahui asal usul kapal terbalik tersebut.

"Kami belum bisa memastikan apakah kapal terbalik di Pangandaran kapal asal Cilacap atau bukan. Kendalanya adalah gelombang tinggi dan belum memungkinkan untuk membawa dan menelusuri kapal terbalik itu," kata dia.

Selain itu, sejak pagi tadi tim pencari telah menyusuri perairan di sekitar kapal terbalik untuk memastikan kembali para ABK-nya. Namun, hasilnya nihil dan tak ditemukan ciri-ciri seseorang di perairan tersebut.

Sesuai data dari kesyahbandaran Cilacap, Jawa Tengah, kapal Pisang VI mengangkut 11 orang. Mereka adalah nakhoda Bayu Aryawan dan 10 ABK, yaitu Bayu, Dadang, Teguh, Fresmo, Aris, Arisman, Agus, Eko, Kunto, Lakip dan Karjo.

Kapal terbalik

Sebuah perahu jenis compreng berwarna merah ditemukan terbalik dan tanpa awak di kawasan Pantai Pananjung, Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (3/8/2016) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Kapal itu diduga terbalik akibat gelombang tinggi dan terbawa arus sampai ke Pantai Pangandaran.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas