Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kediaman Terduga Teroris Trio Kini Lengang

Tetangga terduga teroris belum mengetahui apa keterlibatan istri dan anak Trio dalam kasus tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kediaman Terduga Teroris Trio Kini Lengang
youtube
Densus Gerebek Jaringan Teroris di Batam 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Rumah Kediaman Trio Syarfido masih terlihat lengang pascapenangkapan Trio besrta anak dan istrinya.

Pintu rumah yang terletak di Tiban Maseba Blok A no 5 itu masih terlihat tertutup dan sepi.

Setelah kejadian itu, para tetangga masih penasaran, mengingat semalam polisi kembali ke lokasi dan membawa anak serta sang istri Trio.

Mereka sendiri belum mengetahui apa keterlibatan istri dan anak Trio dalam kasus tersebut.

"Memang semalam itu polisi kembali datang. Dia bawa anak dan istri pal Tio," sebut seorang warga di komplek tersebut.

Warga disana mengaku tidak mau ikut campur terkait kasus yang dialami Trio.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya, ini bukan kasus spele seperti perkelahian atau pencurian.

Kendati demikian, mereka pasti mencari tahu sejauh mana keterlibatan Trio sehingga bisa dicari oleh kepolisian.

"Paling kami mantau di pemberitaan saja. Kita kaget juga kalau dia dikatakan teroris. Karena selama ini gak macam-macam keluarganya itu," sebutnya lagi.

Bukan hanya kediaman Trio saja, Kediaman dua terduga teroris lainya yakni Eka Saputra dan Tarmizi yang terletak di Botania, Clauster Sakura Blok E14 no 2A masih terlihat sepi.

Bedanya, rumah kontrakan Eka dan Tarmizi diberi gari polisi oleh petugas setelah melakukan pemeriksaan kemarin.

Akibat didobrak paksa oleh anggota Densus 88 kemarin, pintu tersebut masih bolong.

Belum ada warga yang berani mendekat karena masih was-was dan ada garis tersebut.

Bude Ina, tetangga korban yang ditemui, Sabtu (6/8/2016) bercerita, pasca penggerebekan kemarin, bisa dikatakan warga yang tinggal dikomplek tersebut menceritakan kasus ini.

Mereka seolah tidak percaya, warga yang baru tinggal selama tiga bulan ini adalah teroris.

Tinggal satu komplek dengan seorang teroris dikatakan Ina tentunya tidaklah mengenakan.

Untung saja mereka tahu setelah kedua orang ini ditangkap.

"Kalau tahu dari awal, mana berani kita tinggal disini," terangnya. 

Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas