Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mawati Peluk Erat Kerabatnya Meski Dibatasi Pagar Besi

Mereka satu persatu memeluk erat kerabatnya sambil menangis meskipun harus dibatasi sebuah pagar besi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Mawati Peluk Erat Kerabatnya Meski Dibatasi Pagar Besi
Tribun Timur/ Fahrizal Syam
Puluhan orang tampak berdiri di balik pagar besi di sekitar area Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa (9/8/2016) malam. Mereka adalah rombongan pengantar Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter II Emberkasi Makassar. Para pengantar tersebut rela menunggu berjam-jam demi untuk bertemu dengan kerabat mereka yang akan berangkat menuju tanah suci. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Ratusan orang kerabat jemaah calon haji (JCH) Kloter II Embarkasi Makassar memadati area pengunjung asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (10/8/2016).

Mereka datang untuk bertemu terakhir kalinya dengan kerabatnya sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Salah satu pengunjung, Mawati (40) yang jauh-jauh datang dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mengatakan sudah jadi kebiasaan jika ada kerabatnya naik haji, ia akan mengantar hingga Asrama Haji Sudiang.

"Sebenarnya kami antar sampai di kabupaten saja, tapi setelah itu kami ke Makassar menunggu sampai mereka berangkat," kata dia.

Mawati mengatakan ada empat orang kerabatnya yang naik haji tahun ini.

Momen-momen perpisahan di asrama haji itulah mereka menumpahkan kesedihannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka satu persatu memeluk erat kerabatnya sambil menangis meskipun harus dibatasi sebuah pagar besi.

"Kami hanya mendoakan semoga mereka bisa beribadah dengan lancar, jadi haji mabrur, dan kembali ke tanah air dengan selamat," kata Mawati dengan mata berkaca-kaca.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas