Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Memberi Makan Arwah Mengawali Perayaan HUT RI di Manggarai Flores

Setelah seremoni dari compang, dilanjutkan di dalam Aula Nucalele, Kantor Bupati Manggarai sebagai gendang (rumah adat) Manggarai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Memberi Makan Arwah Mengawali Perayaan HUT RI di Manggarai Flores
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ILUSTRASI - Warga Tengger berdoa di kawah Gunung Bromo saat upacara Kasada, Kamis (21/7). Upacara itu merupakan ritual warga Hindu suku Tengger sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Sang Hyang Widi. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Laporan wartawan Pos Kupang, Eugenius Mo'a

TRIBUNNEWS.COM, RUTENG - Tradisi unik kembali digelar masyarakat Kabupaten Manggarai di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka menggelar ritual "teing hang coit gendang" atau memberi makan sekaligus minta izin membunyikan gendang kepada arwah leluhur sebelum mengawali aneka kegiatan untuk merayakan HUT kemerdekaan RI, Sabtu (13/8/2016) petang.

Seperti disaksikan Pos Kupang (Tribunnews.com network), pemberian makan bagi arwah leluhur dimulai dari compang (mesbah) pohon beringin di sebelah timur gerbang masuk kantor bupati Manggarai di Kota Ruteng.

Setelah seremoni dari compang, dilanjutkan di dalam Aula Nucalele, Kantor Bupati Manggarai sebagai gendang (rumah adat) Manggarai.

Sudah menjadi tradisi tahunan, empat hari jelang perayaan HUT Kemerdekaan RI, pemerintah bersama masyarakat Manggarai menggelar teing hang coit gendang.

Setelah ritual ini, semua gong gendang dari rumah adat diturunkan dan dibunyikan dengan pagelaran permainan caci yaitu tari perang dalam tradisi setempat. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas