Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Heboh Harga Rokok Naik Rp50 ribu Perbungkus, Warga Palembang Borong Rokok Buat Stok

Sejak beberapa hari ini warga Indonesia khususnya Palembang heboh dengan adanya wacana pemerintah bakal menaikkan harga rokok Rp50 ribu perbungkus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Welly Hadinata
Editor: Sugiyarto
zoom-in Heboh Harga Rokok Naik Rp50 ribu Perbungkus, Warga Palembang Borong Rokok Buat Stok
FACEBOOK
ilustrasi 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata

TRIBUNNEWS.COM,PALEMBANG --- Sejak beberapa hari ini warga Indonesia khususnya Palembang heboh dengan adanya wacana pemerintah bakal menaikkan harga rokok Rp50 ribu perbungkus.

Bahkan beberapa meme dan isu harga rokok naik tersebut kian kencang berhembus.

Seperti yang dilakukan Adi (38)dengan memborong jenis rokok kesayangannya dari agennya langsung.

Warga Jalan DI Panjaitan Plaju Palembang ini membeli rokok sebanyak 22 slop (1 slop = 10 bungkus) rokok jenis Sampoerna putih.

Artinya ia menyetok 220 bungkus yang sebungkusnya berisi 12 batang rokok, sehingga total yang distok adalah 2.640 batang rokok.

"Kabarnya rokok akan segera naik. Harganya bisa jadi Rp 50 ribu sebungkus. Jadi saya buru-buru menyetok sebelum harganya bakal melambung tinggi," ujarnya, Minggu (21/8/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan persediaan rokok cukup banyak itu, pekerja swasta ini mengaku tak khawatir jika akan diberlakukannya kenaikan harga rokok tersebut. Dikarenakan ia telah menyetok banyak rokok sebagai persediaan sehari-hari.

"Kalau stok banyak aman. Jadi terserah jika nantinya harga rokok akan naik. Tentunya merokoknya akan lebih irit lagi," jelas dia.

Sama halnya juga dilakukan Muslim, warga Jakabaring mengaku bahwa dirinya ikutan latah dengan menyetok rokok dengan jumlah banyak.

Mengingat, masyarakat sudah sejak beberapa hari terakhir meyerbu sejumlah agen dan minimarket untuk membeli rokok.

Jika rokok nantinya benar-benar naik, diakui Muslim ia akan mengurangi untuk memberikan rokok secara cuma-cuma kepada rekannya saat nongkrong.

"Harga sudah Rp 50 ribu. Jadi kita tegaskan kepada rekan-rekan kalau harga rokok mahal jadi tidak minta sembarangan lagi," ujarnya.(Welly Hadinata)

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas