Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Tak Menyangka Pratu Wahyudi Gugur saat Bertugas Padamkan Kebakaran Hutan

Pratu Wahyudi gugur saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Keluarga Tak Menyangka Pratu Wahyudi Gugur saat Bertugas Padamkan Kebakaran Hutan
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Sejumlah personel TNI sudah mulai berdatangan melihat langsung jasad Pratu Wahyudi 

TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Keluarga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini menunggu pemulangan jenazah Pratu Wahyudi.

Anggota TNI dari Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal 004 Dumai itu gugur saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Ayah korban, Suwarni di Magetan, Jatim, Selasa, mengaku kaget dengan kabar duka yang diterimanya dari komandan satuan pada Selasa (23/8/2016) siang.

Kabar itu mengatakan, anaknya ditemukan telah meninggal dunia setelah dinyatakan hilang selama beberapa hari saat bertugas.

"Kami sangat berduka cita. Keluarga tidak menyangka jika anak kami gugur dalam bertugas," ujar Suwarni.

Menurut dia, Pratu Wahyudi terakhir pulang ke kampung halamannya di Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan sekitar satu tahun lalu.

Anak pertama dari pasangan Suwarni dan Murtini tersebut sudah enam tahun bertugas di Dumai. Selama di luar Jawa, komunikasi dengan keluarga berjalan baik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat ini jenazah dalam proses pemulangan ke Magetan. Rencananya akan tiba Rabu (24/8/2016) siang," kata dia.

Sementara, sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh pihak keluarga di rumah duka untuk menyambut pemulangan jenazah Pratu Wahyudi.

Sebelumnya, Pratu Wahyudi ditemukan tewas oleh Tim Basarnas dan gabungan Denrudal 004 Dumai, Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 11.30 WIB setelah hilang selama empat hari saat memadamkan kebakaran hutan sejak Kamis (18/8/2016) lalu.

Korban bergabung dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir, Riau sebelum 17 Agustus.

Setelah beberapa hari bertugas membantu melakukan pemadaman, Kamis dia dinyatakan hilang.

Sebelum hilang, korban bersama keempat rekannya sempat berkomunikasi melalui telepon seluler, namun tidak lama berselang telepon seluler korban tidak aktif hingga dia dipastikan hilang.

Beragam upaya dilakukan untuk mencari korban, termasuk menggelar doa bersama agar korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. Namun Pratu Wahyudi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, gugur saat menjalankan tugas.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas