Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebelum ke Filipina, 2 Calon Haji Asal Maros Diminta Lepas Seragam Haji

Calon haji Daeng Lilong (50) dan Daeng Banong (45) mengenakan seragam haji saat keluar rumah tapi melepasnya di Bandara Sultan Hasanuddin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Sebelum ke Filipina, 2 Calon Haji Asal Maros Diminta Lepas Seragam Haji
Capture Youtube
Otoritas imigrasi Filipina masih melakukan interogasi terhadap 177 anggota jemaah calon haji asal Indonesia, yang mencoba berangkat ke tanah suci menggunakan kuota haji Filipina. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Calon haji Daeng Lilong (50) dan Daeng Banong (45) meninggalkan rumah mengenakan seragam haji tapi melepasnya di Bandara Sultan Hasanuddin.

Syahril (23) mengatakan kedua orangtuanya itu meninggalkan rumah sejak 17 Agustus 2016. Lali Ilyas, mengaku pegawai Kementerian Agama Kendari, meminta Lilong dan Banong mengganti seragam haji dengan pakaian biasa.

"Saat kami mengantar ke bandara bapak sama ibu disuruh ganti baju seragam hajinya sama orang yang mengurus. Dia hanya pakai baju biasa. Ada juga satu orang dari Pinrang," cerita Syahril saat ditemui di rumahnya di Dusun Jawi-Jawi, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (24/8/2016).

Setelah melihat pemberitaan di televisi mengenai penangkapan 177 calon haji, Syahril berusaha menghubungi orangtuanya melalui telepon seluler, namun tak aktif lagi.

"Sampai sekarang tidak pernah ada komunikasi. Terakhir komunikasi saat di bandara," sambung Syahril yang terus memantau perkembangan pemberitaan orangtuanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas