SSCS Ajak Masyarakat Peduli Anak Jalanan dan Marginal
Kegiatan bertema With Care To Share 'Laskar Merdeka Maju Tak Gentar' ini selain pameran beberapa karya juga menampilkan pentas seni.
Editor: Wahid Nurdin
Laporan wartawan Surya, Monica Felicitas
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Barisan miniatur bangunan berbagai sudut kota di Surabaya, menjadi pemandangan baru di aula Kampung Seni THR Surabaya, Sabtu (27/8/2016).
Beberapa miniatur bangunan itu merupakan ukuran skala kecil tempat mengajar komunitas Save Street Child Surabaya (SSCS) yang merupakan komunitas pemerhati anak ajalanan dan kaum marginal yang ada di kota Surabaya.
Terdapat miniatur Taman Bungkul, Taman Jayengrono THR, Perempatan lampu merah Jl Kusuma Bangsa, Ambengan Selatan, Ambengan Batu dan beberapa tempat yang menjadi titik kumpul para anak jalanan dan marginal asuhan SSCS.
Kegiatan bertema With Care To Share 'Laskar Merdeka Maju Tak Gentar' ini selain pameran beberapa karya juga menampilkan pentas seni yang dilakukan oleh siswa-siswi binaan SSCS.
Menurut Advin Mariyono, Ketua Komunitas SSCS, kegiatan ini merupakan apresiasi untuk anak-anak binaan komunitas SSCS, agar masyarakat tidak memandang sebelah mata mengenai keberadaan anak jalanan dan kaum marginal yang sebenarnya juga membutuhkan bantuan.
"Pada kegiatan ini kami juga mengajak orang tua siswa binaan kami agar mengetahui bahwa anaknya juga bisa membanggakan orang tua dan memberikan pemahaman baru pada orang tua siswa bahwa setiap anak memiliki potensi," pungkas Advin kepada Surya (Tribunnews.com network).
Dalam kegiatan ini Advin berharap, semakin banyak anak muda yang mengetahui komunitas ini, dan bisa bergabung bersama-sama menyelamatkan anak-anak sebagai calon generasi penerus bangsa dari kurangnya kesempatan mendapatkan ilmu pengetahuan.
"Kalau bukan anak muda siapa lagi, semangat berbagi tidak hanya disini, tapi dimanapun kita berada," tegas Advin.(*)