Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tujuh Polisi Diringkus Saat Asyik Hitung Uang Hasil Operasi Ilegal

Saat ditangkap, ketujuh polisi ini sedang menghitung sejumlah uang yang diduga merupakan hasil pungli dari operasi ilegal tersebut.

Penulis: Muh Radlis
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Tujuh Polisi Diringkus Saat Asyik Hitung Uang Hasil Operasi Ilegal
KOMPAS.com / ABDUL HAQ
ILUSTRASI PUNGLI - Salah satu aksi oknum polisi lalulintas (Polantas) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ini tengah menahan salah satu truk yang melintas dan cukup meresahkan warga setempat. Selasa, (06/05/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Tujuh orang anggota Polisi kedapatan sedang melakukan operasi ilegal di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Semarang.

Ketujuh anggota polisi tersebut kedapatan melakukan operasi ilegal pada 7 Agustus 2016 oleh anggota Propam Polda Jateng.

Saat ditangkap, ketujuh polisi ini sedang menghitung sejumlah uang yang diduga merupakan hasil pungli dari operasi ilegal tersebut.

Ketujuh polisi terdiri dari satu orang anggota Polsek Banyumanik, dan enam lainnya anggota Polrestabes Semarang.

Enam anggota Polrestabes Semarang tersebut masing masing empat orang anggota Satuan Lalu Lintas dan dua orang anggota Provost Polrestabes Semarang.

Keempat anggota polisi lalu lintas berinisial Ipda Y, Aiptu S, Bripka AH, Bripka E, sedangkan anggota Provost berinisial Bripka S dan Bripka A.

Rekomendasi Untuk Anda

Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna, mengatakan, ketujuh anggota polisi tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Sie Propam Polrestabes Semarang.

"Ini masih diperiksa, masih dimintai keterangannya," kata Suwarna, Senin (29/8/2016).

Dari tangan ketujuh polisi tersebut, anggota Propam juga menyita uang tunai Rp 5 juta lebih yang diduga hasil pungli.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas