Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Wisatawan Cantik Terdampar 21 Jam di Batu Karang Curam Nusa Penida Bali

Sieglinde Kaspar (44), wisatawan asal Jerman terseret arus saat menikmati wisata bahari di Manta Point, Desa Batukandik, Perairan Nusa Penida

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Kisah Wisatawan Cantik Terdampar 21 Jam di Batu Karang Curam Nusa Penida Bali
Istimewa
Proses Evakuasi Sieglinde Kaspar (44) oleh tim gabungan Polsek Nusa Penida, Personil Polair, Basarnas dan masyarakat sekitar 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARAPURA - Sieglinde Kaspar (44), wisatawan asal Jerman terseret arus saat menikmati wisata bahari di Manta Point, Desa Batukandik, Perairan Nusa Penida, Sabtu (4/9/2016).

Sieglinde sempat tidak ditemukan hingga akhirnya diselamatkan tim penyelamat setelah 21 jam bertarung dengan maut.

Peristiwa itu berawal saat Sieglinde Kaspar berangkat menuju Manta Point Nusa Penida dari  pelabuhan Padang Bai sekitar pukul 10.00 Wita bersama 11 wisatawan lainnya untuk melakukan snorkling di perairan yang dikenal sebagai habitat ikan pari manta tersebut.

 

Sieglinde Kaspar (44) sempat tersenyum sesaat setelah berhasil dievakuasi, Minggu (4/9/2016).

Sesampainya di Manta Point, wisatawan perempuan bertubuh tambun tersebut sangat antusias untuk terjun ke laut.

Setelah mendapatkan intruksi dari  pemandu wisata yang berjumlah 2 orang,  ia langsung melakukan kegiatan snorkling.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika sedang asik melakukan snorkling, ternyata Sieglinde Kaspar lupa diri.

Saking asyiknya menikmati pesona bawah laut , ia berenang menjauhi rombongan wisatawan lainnya.

Namun nahas bagi Sieglinde Kaspar, arus laut yang awalnya tenang, sekitar pukul 13.42 Wita berubah mengganas.

Meskipun piawai berenang, Sieglinde Kaspar tak kuasa melawan arus laut yang kuat, ia pun terseret arus hingga terhempas di batu karang yang berada di bawah tebing curam di perairan Batu Kandik.

Menyadari salah seorang wisatawannya terseret arus, pemandu wisata langsung melaporkan kejadian tersebut ke staf agen perjalanan bernama Rini, yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Provinsi Bali.

 

Proses Evakuasi Sieglinde Kaspar (44) oleh tim gabungan Polsek Nusa Penida, Personil Polair, Basarnas dan masyarakat sekitar, Sabtu (3/9/2016).

"Sieglinde Kaspar merupakan wisatawan asal Jerman yang saat ini stay di hotel Nusa Indah no. 4B Candidasa," ujar Rini.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas