Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rumahnya Roboh Diterjang Puting Beliung, Misno dan Anak-anaknya Terpaksa Mengungsi

''Mau diperbaiki, atapnya sudah amblas semua. Inilah kami bingung harus bagaimana,''

Rumahnya Roboh Diterjang Puting Beliung, Misno dan Anak-anaknya Terpaksa Mengungsi
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Salah satu warung ditimpa pohon saat bencana angin puting beliung, Senin (12/9/2016) malam. Banyak rumah di Desa Selemak dan Desa Kelambir yang rusak parah akibat bencana puting beliung ini, Selasa (13/9/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Bencana angin puting beliung yang melanda dua desa, yakni Desa Selemak dan Desa Kelambir, Kecamatan Hamparan Perak membuat warga terpaksa mengungsi. Seperti halnya yang dialami oleh Misno (62) warga Desa Selemak. 

"Karena atap sudah runtuh, saya sama anak-anak terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Kalau enggak mengungsi, kami mau tidur dimana," kata pria yang sehari-harinya bertani sayuran ini, Selasa (13/9/2016).

Menurut Misno, angin puting beliung tiba-tiba saja terjadi. Saat itu, hujan deras disertai petir yang menyambar-nyambar.

"Kaget juga saya waktu atap rumah jatuh. Beberapa saat kemudian, tembok rumah menimpai saya," ungkap pria sepuh ini.

Takut keluarganya menjadi korban, Misno langsung buru-buru keluar rumah. Ia membawa anak-anaknya pindah ke rumah tetangga.

"Mau diperbaiki, atapnya sudah amblas semua. Inilah kami bingung harus bagaimana," ungkap Misno sembari berkeliling dengan sarung melingkar di leher.(ray/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas