Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sukri, Penemu Mayat Tanpa Kepala Ini Masih Syok dan Tertekan

Sukri hendak mengambil golok di kandang ternak mencium bau tak sedap dan setelah menelusuri asal bau itu ternyata berasal dari mayat tanpa kepala

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Sukri, Penemu Mayat Tanpa Kepala Ini Masih Syok dan Tertekan
irama/tribunbarru.com
Penemu mayat tanpa kepala Andi Sukri di kediamannya Desa Mallawa, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sabtu (24/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Ira Irmayansari

TRIBUNNEWS.COM, BARRU  - Penemu mayat tanpa kepala, Andi Sukri, merasa syok dan tertekan setelah menemukanmayat Ohara alias Muh Arti di belakang kandang sapinya.

Hingga hari ini, Sukri belum berani ke kebun pisang di belakang kandang sapinya dan hanya tinggal di rumah.

“Saya tidak keluar-keluar ini, saya hanya di rumah terus setelah kejadian ini," kata Sukri kepada TribunBarru.com saat ditemui di kediamannya di Mallawa, Kelurahan Mallawa, KecamatanMallusetasi, Sabtu (24/9/2016).

Semenjak kejadian tersebut, Sukri sekarang banyak ditemui oleh polisi dan wartawan untuk dimintai keterangan.

Ia merasa takut dicurigai sebagai pelaku pembunuhan.

"Sampai sekarang saya takut, jangan sampai ada yang mencurigai saya karena mayat tanpa kepala ini berada di lokasi kebunku dan saya yang menemukannya langsung," tutur Sukri.

Rekomendasi Untuk Anda

Sudah berapa malam semenjak kejadian itu, Sukri tidak bisa tidur dengan nyaman.

"Saya bukan dihantui oleh sosok mayat itu, justru setiap malam saya berpikir siapa orang yang memberikan masalah ini kepada saya, kenapa dia tega menyimpan mayat tersebut di kebunku," jelas Sukri menceritakan.

Pagi itu, Sukri hendak memanen pisang yang diperkirakan sudah matang di sekitar kandang ternaknya.

Sukri hendak mengambil golok di kandang ternak mencium bau tak sedap dan setelah menelusuri asal bau itu ternyata berasal dari mayat tanpa kepala.

Seketika itu, Sukri berlari menyampaikan apa yang dilihatnya kepada warga.

"Saya kaget sekali, sampai saya tidak rasa lompati pagar kawat setinggi dua meter," tutur Sukri.(*)

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas