Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ganjar Minta 38 Warga Jateng Pengikut Dimas Kanjeng Bertaubat

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap 38 warganya yang masih berada di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo kembali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Ganjar Minta 38 Warga Jateng Pengikut Dimas Kanjeng Bertaubat
Tribun Jateng/M Nur Huda
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melaksanakan salat Iduladha 1437 Hijriyah di Masjid Nur Syekha, Dukuh Kusen, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Senin (12/9/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap 38 warganya yang masih berada di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo kembali ke kediamannya masing-masing.

Menurut Ganjar, tidak ada orang yang kaya raya dengan cara yang aneh-aneh, termasuk menggandakan uang.

"Di tengah ekonomi sulit, ekspor sulit, roda ekonomi nggak berputar, yang muncul penggandaan uang," kata Ganjar di Semarang, Jumat (7/10/2016).

Ganjar meminta warga Jateng pengikut Taat Pribadi untuk bertaubat. Mereka juga diminta kembali kepada keluarganya.

Jika memang niatnya ibadah, kata Ganjar, tempat ibadah bisa dilakukan di Jawa Tengah.

"Nanti bisa konsultasi kiai atau ke MUI agar tidak terjebak dengan padepokan yang tidak fokus pada niat ibadah," tambahnya.

Dari informasi yang beredar, ada sekitar 38 orang asal Jateng yang masih berada di Padepokan Taat Pribadi. Ia berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bersama.

Rekomendasi Untuk Anda

"Semoga ini jadi pelajaran yang berharga untuk semuanya," harapnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono mengatakan masih belum ada laporan resmi tentang nama-nama orang asal Jawa Tengah yang masih menetap di Probolinggo.

Dia berharap masyarakat melapor di kantor polisi terdekat.

"Bisa di Polsek, Polres atau di Polda," ujar jenderal bintang dua ini. (TRIBUNJATENG/CETAK)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas