Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lima Oknum Polisi yang Tewaskan Warga Sugapa Hanya Dikenai Sanksi Disiplin

Lima polisi dinilai lalai menggunakan senjata api sehingga menewaskan seorang warga bernama Otianus Sondegau di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Lima Oknum Polisi yang Tewaskan Warga Sugapa Hanya Dikenai Sanksi Disiplin
Kompas.com/Fabio Maria Lopes Costa
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Patrige Renwarin 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Lima oknum polisi dikenai sanksi dalam sidang disiplin yang berlangsung di Aula Batalyon A Markas Brigade Mobil Papua, Kota Jayapura, Jumat (7/10/2016) kemarin.

Kelimanya dinilai lalai menggunakan senjata api sehingga menewaskan seorang warga bernama Otianus Sondegau di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, 27 Agustus 2016 lalu.

Lima anggota polisi yang menjalani sidang pada pukul 09.00 WIT adalah Aipda JS, Bripka PA, Brigpol JY, Bripda TW, dan Bharatu YS.

Sidang dipimpin oleh Wakil Kepala Satuan Brimob Polda Papua, Ajun Komisaris Besar Reza Herasbudi, didampingi Ajun Komisaris Suparmin dan Inspektur Satu Langgeng Widodo.

Dalam putusan pimpinan sidang, kelima anggota Brimob Polda Papua ini dikenakan sanksi kurungan selama 21 hari di sel khusus dan penundaan mengikuti pendidikan selama setahun.

Selain itu, JS dan PA dicopot jabatannya sebagai komandan peleton. Sedangkan JY dicopot jabatannya sebagai komandan regu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes (Pol) Patrige Renwarin saat ditemui di Jayapura, Sabtu (8/10/2016) mengatakan, kelima oknum polisi ini dikenakan sanksi disiplin karena menyalahgunakan senjata hingga menewaskan seorang warga sipil.

Rekomendasi Untuk Anda

Kelima anggota itu tidak dikenai sanksi pidana penjara karena terbukti membela diri dari serangan busur panah yang dilepaskan warga di sekitar lokasi penembakan Otinius.

"Dari pemeriksaan pimpinan sidang, kelima oknum ini melepaskan tembakan setelah diserang sejumlah warga dengan busur panah. Tembakan mereka pun mengenai korban," kata Patrige. (Kompas.com/Fabio Maria Lopes Costa)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas