Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ternyata Ini Penyebab Kebakaran Kapal Hiroyoshi 18

Suparta melanjutkan, kapal itu sendiri sedari awal karena memang tidak bisa diperbaiki maka dijual oleh pemilik sebelumnya yakni PT Inti Mas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ternyata Ini Penyebab Kebakaran Kapal Hiroyoshi 18
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Kapal Ikan KM Hiroyoshi 18 milik PT Inti Mas yang sudah dijual ke pihak lain terbakar di Perairan Pantai BTID Serangan Bali menjadi tontonan warga. 

Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR- Seorang pedagang makanan di Pantai BTID Pulau Serangan melihat tiga orang melompat dari Kapal Ikan KM Hiroyoshi 18 sebelum api melalap seisi kapal.

Ternyata, tiga orang yang melompat nyebur ke laut itu ialah pekerja dari warga Serangan yang membeli Kapal pengangkut hasil laut itu.

"Jadi ada tiga orang yang bekerja untuk mengelas untuk memotong besi. Kemudian, percikan apinya entah bagaimana mengenai bahan mudah terbakar dan membakar kapal," kata Kasatpolair Polresta Denpasar, AKP Ketut Suparta kepada Tribun Bali, Sabtu (8/10/2016) melalui sambungan selulernya.

Suparta melanjutkan, kapal itu sendiri sedari awal karena memang tidak bisa diperbaiki maka dijual oleh pemilik sebelumnya yakni PT Inti Mas.

Kemudian, pedagang besi tua yang membeli itu melakukan pemotongan besi.

Dan dari peristiwa itu, ketiga pekerja tidak mengalami luka apapun.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak ada korbannya dan memang insiden yang tidak disengaja," ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan penyelidikan kepada pemilik dan memang itu sebuah kecelakaan kerja.

Dan kapal sendiri, hanya tinggal kerangkanya saja, sedangkan untuk mesin dan alat-alat lainnya juga hasil melaut sudah dibawa sebelum terjadinya peristiwa kebakaran.

"Kalau semuanya sudah diangkut sebelumnya," tandasnya. (ang).

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas