Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kesal Mertua Kena Damprat, Medi Bacok Saudaranya Hingga Tewas

Dua pria punya hubugan darah cekcok mulut. Hanya satu orang yang bertahan setelah membacok dua kali saudaranya dengan pedang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kesal Mertua Kena Damprat, Medi Bacok Saudaranya Hingga Tewas
Tribun Sumsel/Slamet Teguh Rahayu
Medi Hartono (40) memberi keterangan di Polresta Palembang, Senin (10/10/2016). Ia buron hampir selama dua tahun karena membunuh Candra (40), saudaranya pada 2014 silam. TRIBUN SUMSEL/SLAMET TEGUH RAHAYU 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua pria bersaudara terlibat cekcok mulut. Tak lama setelah itu, satu di antaranya mengayunkan pedang dua kali dan satu lainnya terkapar.

Medi Hartono (40) rupanya kesal terhadap Candra (40). Mertua Medi kena damprat Candra karena menghilangkan emas kawin dan uang hantaran sepupunya.

Warga Jalan Gubernur HA Bastari, Lorong Seroja, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, ini tak terima sikap Candra berlebihan terhadap mertuanya.

Candra sempat dilarikan di rumah sakit, namun karena lukanya cukup parah korban menghembuskan nafas terakhir pada 21 November 2014 lalu.

Usai kejadian, Medi kabur ke berbagai daerah di antaranya Dumai, Riau. Sebulan di sana, Medi kembali ke Palembang dan tinggal di kawasan KM 14.

Setelah buron hampir dua tahun lamanya, Medi diamankan anggota Unit Kam Sat Intelkam Polresta Palembang saat berada di warung sate di Jalan POM IX, Palembang, Senin (10/10/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

"Awalnya kami hanya ribut mulut pak. Tapi saat itu dia mau mengambil golok dan mau membacok saya. Saya menghindar dan lari ke kamar, serta mengambil sebilah pedang. Saat itulah saya bacok dia sebanyak dua kali pak," cerita Medi di Polresta Palembang.

Sumber: Tribun Sumsel
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas