Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lihat Kaki di Kebunnya, Samsudin Ketakutan

Samsudin lalu melapor ke warga lainnya bahwa melihat kaki orang di kebunnya di belakang City Spa dan warga menghubungi aparat kepolisian

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Lihat Kaki di Kebunnya, Samsudin Ketakutan
Tribun Lampung/Wakos Reza Gautama
Aparat mengangkat mayat pria yang diduga korban pembunuhan di kebun belakang City Spa Lampung, Kamis (20/10/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Mayat tanpa identitas di belakang City Spa ditemukan pertama kali oleh Samsudin (52), pemilik kebun tempat mayat tergeletak.

Samsudin menceritakan, setiap paginya selalu mengecek kebunnya.

"Saya tadi ke kebun sekitar 06.30 wib, saya kaget lihat kaki orang. Saya langsung lari ketakutan," kata dia, Kamis (20/10/2016).

Samsudin lalu melapor ke warga lainnya bahwa melihat kaki orang di kebunnya di belakang City Spa dan warga menghubungi aparat kepolisian.

Tak lama polisi datang ke tempat kejadian perkara  (TKP).

Samsudin mengaku tidak tahu kondisi mayat dikarenakan tidak sempat melihat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya tidak tahu karena begitu lihat kaki orang saya langsung lari," kata dia.

Di area kebunnya yang ada kuburannya, tidak pernah didatangi orang saat malam hari.

"Paling siang hari saja, anak sekolah nonkrong," tuturnya.

Warga Jalan Batu Gajah, Kupang Teba, Telukbetung Utara digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas, Kamis (20/10/2016) sekitar pukul 06.30 wib.

Mayat ditemukan di kebun tepat di belakang City Spa dekat tempat pemakaman umum.

Dari tubuh mayat ditemukan setidaknya delapan luka tusukan senjata tajam.

Luka tusuk berada di leher, dada, paha kanan, di bawah ketiak.

Mayat laki-laki itu mengenakan helm di kepala dan masih memakai baju kaos warna biru dan celana pendek bermotif bintang warna biru.

Polisi sudah memasang garis polisi san masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Terlihat para warga masih memenuhi areal sekitar TKP menyaksikan polisi melakukan olah TKP.

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas