Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ditangkap Polisi, Tukang Ojek Ini Ngaku Dapat Sabu dari Napi LP Porong

Menariknya dari penangkapan tukang ojek ini, ialah pengakuannya jika ia mendapat barang dari seorang napi di Lapas Porong.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Muh Radlis
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Ditangkap Polisi, Tukang Ojek Ini Ngaku Dapat Sabu dari Napi LP Porong
Wartakotalive.com/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi, sabu 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Satreskoba Polresta Denpasar meringkus MPP (28) tinggal di Jalan Gunung Lumut Padang Sambian Denpasar, Bali.

Ia ditangkap karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat 4,22 gram.

Menariknya dari penangkapan tukang ojek ini, ialah pengakuannya jika ia mendapat barang dari seorang napi di Lapas Porong.

‎Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo menyatakan, tersangka ditangkap di Jalan Gunung Soputan Denpasar.

Usai ditangkap, ia (tersangka) mengakui jika serbuk kristal miliknya didapat dari seseorang

Berinisial EB yang berada di LP Porong Jawa Timur, dibeli seharga Rp. 6.250.000.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pengakuannya begitu. Tapi kami masih mengembangkan. Karena bisa jadi itu akal-akalan tersangka saja untuk menyembunyikan jaringannya," katanya didampingi Kasatreskoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo, Minggu (23/10/2016).

Penangkapan MPP sendiri, yang mengaku hendak membeli ponsel milik temannya Iphone 7.

MPP diamankan, dengan barang bukti 4,22 gram, dari 5 gram Sabu yang dibelinya.

Ia diamankan, usai membuang Sabu saat hendak ditangkap. Dan sempat mengelak bahwa sabu itu miliknya.

"Pengakuannya menggunakan sabu supaya kuat ngojek. Jika menggunakan sabu, ia bisa mendapatkan penghasilan ngojek dua kali lipat dari biasanya. Karena tenaga kuat tanpa merasa lelah, MPP mengaku belum pernah di hukum," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas