Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dokter akan Buatkan Organ Artifisial pada Kembar Siam Devina dan Devani

Beberapa bagian tubuh bayi kembar siam asal Kabupaten Sumedang, Devina dan Devani, menyatu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dokter akan Buatkan Organ Artifisial pada Kembar Siam Devina dan Devani
Istimewa
Bayi kembar siam asal Kabupaten Sumedang, Devina dan Devani, di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan dr Djundjunan, Kota Bandung, Senin (31/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Beberapa bagian tubuh bayi kembar siam asal Kabupaten Sumedang, Devina dan Devani, menyatu.

Ketua Tim Dokter Kembar Siam RSHS, Prof Dr H dr Sjarif Hidajat E Sp.A (K), menyebut, bagian pinggul, kaki, dan paha, Devina dan Devani menyatu.

Beberapa organ dalam terutama usus bagian bawah pun disebutnya menyatu atau hanya terdapat satu.

Terkait dengan hal tersebut, Sjarif memastikan, Devani dan Devina tetap bisa menjalani operasi pemisahan.

"Bisa dioperasi tapi bukan dikorbankan. Tapi nanti dibuat alat artifisial kalau memang cuma satu. Yang organ satu juga akan dibuatkan organ artifisial, tapi untuk keputusannya sepertinya lusa," kata Sjarif kepada wartawan di RSHS, Jalan dr Djundjunan, Kota Bandung, Senin (31/10/2016).

Dikatakan Sjarif, kondisi Devina dan Devani dalam keadaan stabil meski belum siap menjalani operasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya stabil, ia mengklaim, Devina dan Devani mengalami pertumbuhan yang bagus selama diberi nutrisi tim ahli gizi.

"Tanda vital naik sehingga kami optimis dengan keadaan umum. Tidak ada yang membahayakan, seperti bayi kembar siam sebelumnya yang ada kelainan jantung, kalau ini semua normal," kata Sjarif.

Sjarif mengatakan, berat badan Devina dan Devani menjadi 17,2 kilogram dari 16,5 kilogram. Hal itu dipicu pemberian nutrisi dengan kandungan kalori dan protein yang tinggi sehingga perkembangan naik.

"Dengan begitu sudah mencukupi untuk bisa dilakukan operasi (pemisahan)," kata Sjarif. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas