Polisi Pastikan Dua Ledakan di Jogja Tidak Berkaitan
Selain itu dari rangkaian antar kedua bom tersebut juga disebutnya sangat berbeda
Penulis:
Khaerur Reza
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Dua ledakan mengguncang wilayah DIY dalam satu minggu dipastikan tidak berkaitan.
Apalagi eksekutor pelaku bom molotov kafe Liquid sudah diamankan dan ternyata dia bekerja sendiri.
"Sebatas pribadi individu yang melakukan itu, belum ada keterkaitan dengan yang lain," jelas Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Frans Tjahyono saat jumpa pers penangkapan eksekutor bom molotov Kafe Liquid di Mapolda DIY Kamis (3/11/2016).
Sebelum bom meledak di area persawahan Bantul pada Selasa (1/11/2016) sebuah bom molotov juga meledak di halaman Kafe Liquid Jl Magelang Sleman pada Rabu (26/10/2016).
Selain itu dari rangkaian antar kedua bom tersebut juga disebutnya sangat berbeda, kalau bom molotov di Kafe Liquid hanya menggunakan bensin maka bom rakitan di Bantul berisikan banyak paku.
Paku yang meledak dari bom Bantul juga sempat bertebaran usai meledak hingga mengenai kerbau yang menginjaknya hingga akhirnya kerbau tersebut mati.
"Antara rangkaian liquid dan Bantul sangat berbeda, keterkaitan jaringan juga belum ada," tandasnya.
Dia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak perlu cemas berlebihan karena pihaknya sudah membuktikan mampu menangkap pelaku bom molotof Kafe Liquid dengan cepat begitu juga bom bantul akan diusahakan secepatnya.
"Kami berikan kepastian suasana DIY masih aman dan kondusif," ujarnya.