Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Facebooker Rujuk Tunawisma Tak Terawat Berobat di RSUD Ungaran

Secara swadaya warga yang tak tega merujuk Mbah Manan ke RSUD Ungaran kaena suhu tubuhnya panas. Menurut dokter ia terkena malaria.

Facebooker Rujuk Tunawisma Tak Terawat Berobat di RSUD Ungaran
Istimewa
MENYENTUH - Seorang perempuan memberi nasi bungkus kepada kakek tunawisma di teras sebuah rumah tak berpenghuni di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di utara Rumah Makan Djawas, Kabupaten Ungaran, Selasa (8/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Seorang pria tua terbaring lemas di teras rumah tak berpenghuni di Jalan Gatot Subroto, sebelah utara Rumah Makan Djawas, Ungaran, Selasa (8/11/2016).

Tubuh Mbah Manan, begitu warga setempat memanggilnya, terasa panas. Ia tidur beralas karung plastik bekas. "Enggak papa, hanya malaria," ujar dia saat ditanyai sejumlah warga setempat.

Tampak tulang-tulang besar di tubuhnya begitu menonjol. Kulit pria berusia 70 tahun berwarna cokelat tua hanya tetutup sarung merah. Ia membiarkan dadanya telanjang meksi merasa sakit dan panas.

Tak ingin mengambil risiko, sejumlah warga setempat dibantu anggota grup Facebook Ungaran membawa Mbah Manan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran.

Setiba masuk Unit Gawat Darurat RSUD Ungaran, Mbah Manan diperiksa tim medis. Pria berkumis dan brewok berwarna perak setengah tak sadarkan diri. Tubuhnya masih panas.

Informasi yang dihimpun Tribun Jateng dari tim medis, Mbah Manan mengalami kelainan jantung. Warga Pajang RT 08 RW 01, Ambarawa, Kabupaten Semarang pun harus menjalani rawat inap.

Sayangnya, proses rawat inap membutuhkan persetujuan keluarga pasien. Sedangkan keluarga Mbah Manan pula belum diketahui keberadaannya.

"Nama istri saya Pariyem. Anak perempuan saya Rini, lalu Ningsih, Andri dan Agus. Mereka tinggal di kawasan Citarum, Kota Semarang," ucap Mbah Manan lirih di ruang UGD.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Semarang, Soemardjito, menuturkan sempat kaget mendengar seorang tunawisma sedang sekarat.

"Di mana sekarang orangnya (Mbah Manan, red)? Saya langsung ke sana saja," ujar Soemardjito saat dihubungi Tribun Jateng melalui sambungan telepon.

Sebelum mengakhiri perbincangan telepon, Soemardjito menuturkan telah menerima data keluarga Mbah Manan yang diberikan Tribun Jateng.

Ia mengatakan pihaknya telah mengutus sejumlah petugas untuk mengabarkan kondisi Mbah Manan kepada keluarga yang katanya tinggal di Citarum, Kota Semarang.

"Saya belum bisa memastikan status Mbah Manan ini terlantar atau memang menelantarkan diri. Tetapi, kalau memang ada keluarga, statusnya bukan terlantar," imbuh dia.

Ikuti kami di
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas