Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polisi Masih Selidiki Penyebab Meledaknya SPBU di Pontianak

Kepolisian Resor Kota Pontianak mendalami penyelidikan terkait penyebab ledakan yang terjadi di SPBU 64.781.19

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Kepolisian Resor Kota Pontianak mendalami penyelidikan terkait penyebab ledakan yang terjadi di SPBU 64.781.19 yang terletak di Jalan Merdeka, Pontianak.

Peristiwa ledakan tersebut terjadi di tangki pendam nomor 03 Premium, Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 13.45 WIB.

Kepala Polresta Pontianak, Komisaris Besar Polisi Iwan Imam Susilo mengatakan, penyebab ledakan sampai saat ini masih dalam penyelidikan, sehingga belum bisa disimpulkan.

"Kepolisian berkoordinasi dengan pihak tim ahli dari Pertamina untuk menyelidiki penyebab ledakan ini," ujar Iwan, Rabu (16/11/2016).

Belum bisa dipastikan jumlah kerugian akibat peristiwa ledakan tersebut. Seorang karyawan yang bertugas sebagai operator terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit akibat terkena serpihan ledakan.

"Letupan tangki pendam tersebut tidak sampai menimbulkan api, hanya suara keras dan asap," ujarnya.

Sementara itu, Area Manager Communication & Relations Kalimantan PT Pertamina, Dian Hapsari Firasati mengatakan, peristiwa ledakan tersebut tidak berpengaruh terhadap pasokan BBM u tuk wilayah Kota Pontianak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak terdapat api dalam kejadian tersebut, tim pengawas SPBU menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia sesuai standar keadaan darurat untuk memastikan tidak adanya kebakaran," ujar Dian.

Dian menambahkan, tim HSSE dari Terminal BBM Pontianak telah tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan penyelidikan awal dan sepenuhnya siap berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal proses investigasi ke depan.

"Pertamina menjamin ketersediaan stok BBM dan tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pontianak," tambah dia.(Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas