Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Gedebage Halangi Truk Bermuatan Urukan Tanah ke Proyek Summarecon

Warga mengadang truk bermuatan urukan tanah yang menuju proyek teknopolis milik Summarecon di Jalan Gedebage Selatan, Kota Bandung, Kamis malam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Warga Gedebage Halangi Truk Bermuatan Urukan Tanah ke Proyek Summarecon
Tribun Jabar/Teuku Muh Guci S
Warga RW 6 dan 7, Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, mengadang truk bermuatan urukan tanah yang menuju proyek Summarecon di Jalan Gedebage Selatan, Kamis (17/11/2016) malam. TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ratusan warga RW 6 dan 7, Cisaranten Kidul, Gedebage, mengadang truk bermuatan urukan tanah menuju proyek Summarecon.

Warga mengadang truk di Jalan Gedebage Selatan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/11/2016) malam.

Pantauan Tribun Jabar, warga berkumpul di pinggir jalan raya menunggu truk bermuatan urukan tanah melintas. Hingga berita ini ditulis truk yang berhasil diadang diparkir di pinggir jalan.

Ketua RW 6, Asep Suryadi (48), mengatakan, warga protes karena kesal terhadap oknum kontraktor pembangunan kawasan teknopolis yang melanggar jam operasional.

"Komitmennya pukul 07.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB. Tapi ini ada yang nakal, keluar malam, bahkan sampai dini hari," sambung Asep ditemui di Jalan Gedebage Selatan.

RW 6 dan RW 7 merupakan wilayah yang dilintasi truk bermuatan urukan tanah menuju teknopolis Summarecon. Inilah yang membuat warga geram terhadap oknum kontrakor nakal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami tidak melarang orang mau usaha apa di Kecamatan Gedebage, tapi karena warga mengalami dampak buruk, makanya melakukan pengadangan ini," kata Asep.

Warga baru pertama kali melakukan pengadangan. Warga ingin berdiskusi dengan pihak terkait mengenai truk urukan tanah milik kontraktor nakal.

"Yang penting jangan memaksakan diri. Takutnya kalau memaksakan diri dan tidak ada pemberitahuan, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ," kata Asep.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas