Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wagub Sulsel Dukung Pembangunan Bandara Buntu Kuni

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang mendukung proyek pembangunan Bandara Buntu Kuni di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Wagub Sulsel Dukung Pembangunan Bandara Buntu Kuni
Tribun Timur/Sanovra
Tim Tribun Timur Celebes Explorer 2016 mengabadikan landasan pacu Bandara Pongtiku di Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/5/2016). TRIBUN TIMUR/SANOVRA 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Yultin Rante

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang mendukung proyek pembangunan Bandara Buntu Kuni di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

"Dari dulu saya yang perjuangkan bandara baru. Karena Bandara Pongtiku yang ada sekarang tidak bisa dikembangkan lagi," kata Agus kepada Tribun Timur melalui pesan WhatsApp, Rabu (23/11/2016).

Ketua Indonesian Offroader Federation (IOF) Sulsel ini turut menyayangkan sejumlah orang yang mengaku dari Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia, berunjukrasa menolak proyek pembangunan Bandara Buntu Kuni di depan Kementerian Perhubungan di Jakarta, Kamis (17/11/2016).

"Bandara Pongtiku tidak bisa lagi dikembangkan karena lokasi dan aspek keselamatan penerbangan, sehingga harus dipindahkan," imbuh Agus.

Ia meminta ada pihak yang memberikan pemahaman kepada AMTI terkait pentingnya Bandara Buntu Kuni, karena bisa menjadi pintu masuk destinasi wisata di Toraja.

Keberadaan Bandara Buntu Kuni dipercaya dapat melayani penumpang dari dan ke Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Enrekang.

Rekomendasi Untuk Anda

Pembangunan ini rencananya dibiayai APBN 2015 senilai Rp 258 milyar dan akan dilanjutkan setelah disetujui oleh Pemerintah Pusat pada APBN tahun 2017 Rp 300 miliar.

"Kita bisa melihat Bandara Bua di Luwu sekarang sudah didarati pesawar ATR dengan kapasitas 60-70 penumpang, dan bisa memangkas waktu tempuh dari delapan jam naik mobil, menjadi 40 menit dengan pesawat," ungkap Agus.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas