Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemprov Jabar Percepat Perizinan Pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mempercepat perizinan pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang.

Pemprov Jabar Percepat Perizinan Pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang
ist
Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mempercepat perizinan pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang.

Sebab pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan pelabuhan pengganti Pelabuhan Cilamaya.

"Masalah pembangunan sudah diselesaikan beberapa kementerian. Tinggal di tata ruang dan tata wilayah yang nantinya arahnya ke penetapan lokasi untuk pembebasan lahan," kata Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa, kepada wartawan di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Kota Bandung, Kamis (8/12/2016).

Dikatakan Iwa, Pemerintah Kabupaten Subang masih memproses perubahan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) untuk Pelabuhan Patimban.

Rencananya penetapan perubahan RTRW itu akan disahkan pada Januari 2017.

"Setelah itu baru di ranah Pemerintah Provinsi Jabar. Untuk mempercepat perubahan parsial di tingkat provinsi ada beberapa solusi," kata Iwa.

Solusi pertama, pihaknya akan menggunakan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 47 tahun 2016.

Dalam perpres itu disebutkan jika presiden memerintahkan semua pihak memberikan dukungan percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban.

"Barusan saya juga dapat telepon dari deputi infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang meminta gubernur untuk segera memberikan rekmendasi terhadap pembagunan pelabuhan," kata Iwa.

Pembangunan Pelabuhan Patimban, kata Iwa, memang direncanakan pada 2017. Pelabuhan Patimban menyulap pelabuhan regional menjadi pelabuhan internasional. Pelabuhan itu akan terintegrasi dengan askes Tol Cipali.

"Soal akses nanti lebih lebar karena kita berkaca dari Pelabuhan Tanjung Priok. Panjangnya ada beberapa alternatif. Tapi lebarnya diperkirakan 30 meter tersambung dengan akses Tol Cipali," kata Iwa. (cis)

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas