Aji Brokenbones Pecahkan Rekor Dunia dengan Permainan Gitar Kembarnya
Aji Brokenbones memecahkan rekor dunia di ballroom Bumi Sangkuriang, Kota Bandung, sebagai The Fastest Twin Guitar Playing.
Editor:
Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Wajah Samiaji tampak tegang di atas panggung Bandung Youth Music Challenge, Ballroom Bumi Sangkuriang, Kota Bandung, Sabtu (10/12/2016) malam.
Kedua tangannya yang sempat memetik gitar kembar langsung menunjuk pengeras suara dan berucap, "Suaranya enggak keluar."
Pria bernama panggung Aji Brokenbones ini meminta operator menambah volume agar suara gitar kembarnya terdengar nyaring. Beberapa kali Aji meminta demikian.
Setelah volume suara dinilai pas, Aji mulai memainkan gitar kembar buatan Rick Hanes. Jari tangan kanan dan kirinya memetik gitar secara bersamaan, tapi dengan nada berbeda.
Penampilan Aji malam itu untuk menorehkan sejarah. Ia mencoba menjadi The Fastest Twin Guitar Playing. Tangan kirinya memainkan arpeggio C Mayor sementara tangan kanannya memainkan arpeggio A Minor secara bersamaan.
Pertama, Aji memainkan gitar dalam kecepatan 100 bpm (beats per minute). Lalu naik menjadi 150 bpm. Setelah itu, kecepataannya bertambah menjadi 200 bpm.
Dua ratus bpm sebenarnya sudah menjadi rekor dunia. Gangan Sahara, saksi ahli di event ini terpukau melihat kemampuan Aji.
Gangan lalu menantang Aji untuk menambah bpm menjadi 300. Ini ternyata bisa dilakukan Aji. "Bagaimana kalau jadi 400 (bpm)?" tantang Gangan.
Sempat ada kendala karena tak ada metronom untuk mengiringi Aji memainkan gitar dengan kecepatan 400 bpm. Metronom adalah alat yang mengatur tempo dalam musik agar konstan.
Metronom biasanya mengeluarkan suara ketukan untuk memudahkan pemusik mengikuti tempo. Menggunakan metronom dari ponsel yang dipindahkan ke komputer, Aji mencoba memainkan gitar dengan kecepatan 400 bpm.
Ini pun bisa dilakukan Aji. Ia bisa memainkan gitar kembar 400 bpm dalam waktu 18 detik.
"Tadi memang sempat tegang. Beberapa kali dicoba, suaranya pecah. Di atas (panggung) kedengeran banget," ucap Aji kepada Tribun Jabar.
Menurut Aji memainkan gitar kembar harus didukung peralatan mumpuni. Suara yang keluar harus seimbang antara gitar di tangan kiri dan kanan.
Pada akhirnya, Aji bersyukur bisa mencatatkan rekor dunia sebagai The Fastest Twin Guitar Playing.
"Alhamdulillah, malah ini melebihi target. Target awal 200 bpm, jadinya 400 bpm. Main twin (guitar) memang cukup susah, cukup ngesang (berkeringat, Red)," kata lulusan Universitas Pasundan ini.

CATAT REKOR DUNIA - Samiaji yang dikenal dengan nama Aji Brokenbones menerima sertifikat catat rekor dunia sebagai The Fastest Twin Guitar Playing dari RHR (Record Holders Republic) seusai memainkan gitar kembarnya di Ballroom Bumi Sangkuriang, Sabtu (10/12/2016). TRIBUN JABAR/TAUFIK ISMAIL
Uniknya, sertifikat yang disediakan RHR (Record Holders Republic) masih menuliskan kecepataan 200 bpm. Menurut Aji, ini memang di luar skenario. Mendapat tantangan 400 bpm, ia pun bisa melakukannya.
Aji mengatakan, ia tak melakukan persiapan khusus menjelang event ini. Ia membuat metronom dan mentok di 300 bpm.
Gitar kembar memang tak asing bagi Aji. Sejak 2008 ia sudah memegang gitar kembar dan membuat album Save Our Cultur of Sundanese dan Mystic of Shred. Keduanya dikeluarkan Shredguy Records dari Amerika Serikat. Aji juga tergabung dalam band Speed Metal Project.
"Setelah ini ada beberapa tur. Tak hanya di Indonesia, tapi juga ke Malaysia dan Singapura," kata dia.
Di tur ini ia membawa serta bandnya dan para pemusik etnik. Aji mengatakan ada pemusik tradisional dari Rancakalong, Sumedang, dan dari jurusan Seni Musik Unpas yang dibawa tur.
Ke depannya Aji akan terus berkarya. Sebagai pemusik, sejarah dirinya akan terekam dalam bentuk album. "Jadi, saya mau terus berkarya dan membuat album," ucap dia.
Mengenai perkenalannya dengan label dari Amerika Serikat, menurut Aji berkat media sosial. Ia mengunggah lagu "Warning of The Death," lagu skripsinya di Youtube. Beberapa hari setelah itu, Shredguy menawarkan rekaman.
Vice President RHR Indonesia, Halim Sugiarto, bangga dengan pencapaian Aji. Mereka bakal mengirim bukti-bukti Aji mencatat rekor dunia ke kantor pusat mereka di Inggris.
"Minggu depan, ini sudah masuk ke Inggris," ucap dia.
Ungkapan bangga juga diutarakan oleh Kabid Kepemudaan, Dispora Kota Bandung, Sony Teguh Prastya.
Acara Bandung Youth Music Challenge, yang digelar Dispora, memang bertujuan mewadahi anak-anak muda Bandung untuk unjuk gigi.
"Kami ikut bangga ada pemuda dari Bandung yang membuat rekor dunia," ujar Sony.