Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tidak Sembarang Mahasiswi Bisa Ikut Layanan Mahasiswi Plus-plus, Harus Memenuhi Syarat-syarat Ini

Untuk merekrut ayam kampus ini dari rekomendasi sesama teman seprofesi sehingga tidak sembarang perempuan dapat masuk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sistim perekrutan dilakukan kelompok ini syaratnya cukup ketat.

Untuk merekrut ayam kampus ini dari rekomendasi sesama teman seprofesi sehingga tidak sembarang perempuan dapat masuk.

"Pelaku hanya memilih perempuan cantik yang bertubuh tinggi semampai, berkulit putih, langsing, dan berpenampilan menarik," ungkap Kombes Barung.

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel, menjelaskan layanan esek-esek yang dikendalikan UY dan AP tergolong ekslusif.

Karena hanya orang tertentu yang bisa membooking karena penyebarannya hanya orang tertentu saja.

"Mereka tergiur karena mendapat bagian 30 persen dari total booking. Tersangka mendapat bagian Rp 900.000," jelasnya.

Tersangka AP dan UY tidak hanya melayani di Surabaya. Namun juga membuka di kota lain (open expo), melayani sesuai permintaan pelanggan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pelaku pernah transaksi layanan seks dengan pelanggan di Trawas, Kota Batu, dan sejumlah kota di Jatim," tandasnya.

Dalam penangkapan ini, penyidik mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 3,5 juta, tiga smartphone, ATM Bank Mandiri, dan tiga dus kondom berwarna biru.

"Tersangka kami jerat Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdangan Manusia (human trafficking) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ungkapnya.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas