Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mucikari Ini Dalam Seminggu Bisa 'Menjual' Lima PSK, Hasilnya Bagi Rata

Pria bernama Jerry Susilo (29) itu dijebloskan ke sel tahanan setelah ditangkap Unit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya

Mucikari Ini Dalam Seminggu Bisa 'Menjual' Lima PSK, Hasilnya Bagi Rata
Surya/Fathkul Alami
Tersangka Jerry Susilo yang terlibat kasus trafficking diamankan di Polsek Wonocolo Surabaya, Kamis (22/12/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Seorang pria warga asal Jl Kedungturi Surabaya harus berurusan dengan polisi diduga melakukan perdagangan masuia atau trafficking.

Pria bernama Jerry Susilo (29) itu dijebloskan ke sel tahanan setelah ditangkap Unit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya, Rabu (21/12/2016).

Bapak dua anak itu diringkus petugas saat mengantarkan Rina asal Pekalongan, Jawa Tengah, seorang pekerja seks komersial (PSK) yang hendak berkencan dengan pria hidung belang di salah satu hotel Jl Raya Jemursari Surabaya.

Kapolsek Wonocolo Surabaya, Kompol Rusman menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah ada informasi dari masyarakat tentang perdagangan manusia yang ditawarkan di daerah bekas lokalisasi Dolly.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan pelakunya. Tapi para PSK itu bukan memberi layanan kepada hidung belang di eks lokalisasi Dolly, melainkan di sebuah hotel Jl Jemursari.

"Begitu ada kesepkatan, tersangka langsung mengantarkan wanita ke hotel. Saat kami amankan baru saja mengantarkan wanita ke pemesan," kata Rusman, Kamis (22/12/2016).

Di hadapan petugas, tersangka Jerry mengaku dalam seminggu bisa menjual empat hingga lima wanita PSK ke pria hidung belang. Pembagian hasil bisnis esek-esek pun dibagi rata dengan masing-masing PSK.

"Rata-rata berumur 28 tahun, saya punya tujuh orang anak buah. Saya mendapatkan bagian separo dari harga setiap kali kencan," aku Jerry.

Tersangka menuturkan, setiap PSK dibanderol dengan tarif Rp 600.000 sekali kencan.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 2 Ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang. (Fatkhul Alami)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas