Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perketat Penjagaan, Brimob Turunkan Anjing Pelacak Sisir Stasiun Kereta

"Anjing pelacak kami turunkan ke stasiun untuk mengantasipasi hal-hal yang terjadi kerawanan."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perketat Penjagaan, Brimob Turunkan Anjing Pelacak Sisir Stasiun Kereta
Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi
Kanit IV Detasemen C Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, Ipda Aris S.W bersama anjing pelacak menyisir Stasiun Kereta Api Madiun, Jumat ( 23/12/2016) 

TRIBUNNEWS.COM, MADIUN - Dua anjing pelacak milik Satuan Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim diturunkan mengantisipasi teror bom dan peredaran narkoba di Stasiun Madiun menjelang perayaan Natal dan tahun baru, Jumat ( 23/12/2016) pagi.

"Anjing pelacak kami turunkan ke stasiun untuk mengantasipasi hal-hal yang terjadi kerawanan. Untuk itu kami menyertakan anjing pelacak atau K9 dari Brimob," ujar Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional Tujuh Madiun, Supriyanto di Stasiun Madiun, Jumat (23/12/2016) pagi.

Dua anjing pelacak yang diturunkan jenis La Brador dan Golden Red River, masing-masing berumur satu tahun. Kedua anjing itu menyisir tempat-tempat rawan yang biasa ditemukan bahan berbahaya seperti tempat sampah, gerbong kereta hingga barang kiriman.

Tak hanya itu, belasan anggota Brimob bersenjata lengkap juga ikut membantu menyisir tempat-tempat rawan di Stasiun Madiun yang berada di Jalan Kompol Sunaryo.

Kepala Unit IV Detasemen C Pelopor Sat Brimob Madiun, Ipda Aris SW mengatakan, dua anjing pelacak itu mampu mengendus bahan peledak dan narkoba dari radius sepuluh meter.

"Biasanya anjing akan menggonggong kalau menemukan benda yang mencurigakan," kata Aris.

Aris mengatakan bila anjing mendeteksi narkoba, maka tim akan menghubungi Satnarkoba Polres Madiun untuk penanganannya. Sementara bila ditemukan bahan peledak, timnya akan menghubungi penjinak bahan peledak Brimob.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyatakan, penyisiran akan dilakukan hingga tahun baru. Namun tidak setiap hari anjing pelacak diturunkan.

"Anjing pelacak juga butuh istirahat agar setiap turun bisa maksimal," kata Aris.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas