Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenang Riyanto, Anggota Banser NU yang Tewas karena Bom saat Mengamankan Malam Natal

Riyanto lalu segera membawa lari bungkusan itu menjauh dari gereja. Namun naas, bom meledak dalam pelukan Riyanto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sapto Nugroho

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Bicara soal keterlibatan pemuda lintas agama dalam pengamanan malam Natal, mungkin kita juga masih ingat dengan kisah heroik Riyanto.

Pemuda berusia 25 tahun yang merupakan anggota dari Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) itu meregang nyawa saat mendekap bom yang akan meledak di Gereja Eben Haezer di Mojokerto, Jawa Timur 16 tahun lalu saat misa Natal akan berlangsung.

Saat itu, salah seorang umat memberi kabar bahwa di dalam gereja ada bungkusan hitam yang mencurigakan.

Mendengar hal itu, Riyanto langsung membuka bungkusan yang ternyata isinya kabel terhubung dengan rangkaian yang memercikkan api.

Riyanto lalu segera membawa lari bungkusan itu menjauh dari gereja.

Namun naas, bom meledak dalam pelukan Riyanto.

Riyanto pun kini dikenang sebagai pejuang kemanusiaan yang tidak mengenal batasan golongan ataupun agama.

Rekomendasi Untuk Anda

Simak liputannya dalam tayangan video di atas. (*)

Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas