Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

15 Ribu Pengunjung Harus Antre Menuju Puncak Bukit Sikunir

Lebih 15 ribu orang mengunjungi objek wisata Bukit Sikunir, Dieng, Kabupaten Wonosobo, tapi hanya 6 ribu yang sampai puncak.

15 Ribu Pengunjung Harus Antre Menuju Puncak Bukit Sikunir
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
Hanya 6 ribu wisatawan yang mampu menuju puncak Bukit Sikunir, Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (1/1/2017). Total tercatat pengunjung yang mendatangi Bukit Sikunir melebihi 15 orang. TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Lebih 15 ribu orang mengunjungi objek wisata Bukit Sikunir, Dieng, Kabupaten Wonosobo, untuk menikmati pergantian tahun baru.

Sayangnya, sebagian di antara mereka harus gigit jari lantaran tak bisa menikmati indahnya matahari terbit di puncak Bukit Sikunir.

Mulai pukul 04.00 WIB jalan setapak Bukit Sikunir sesak oleh ribuan pengunjung yang berjalan mengular sampai titik puncak. Saking padatnya, mereka antre berjalan kaki untuk mendaki.

Terkadang perjalanan sempat terhenti karena terbatas ruang untuk melangkah. Beberapa di antara pengunjung di tubir jurang sempat menjerit saat tubuhnya terdorong pengunjung lain.

"Saya berangkat jalan kaki dari loket pukul 04.30 WIB. Pikir saya, dalam kondisi normal setengah jam bisa sampai puncak dan bisa melihat sunrise tapi macet. Sampai puncak satu setengah jam perjalanan," ujar Fareh Heriyanto, wisatawan asal Kota Semarang, Minggu (1/1/2016).

Sikunir Golden Sunrise, Wonosobo
Wisatawan sedang menunggu momen matahari terbit (sunrise) di kawasan 'Sikunir Golden Sunrise' di puncak bukit Sikunir, Desa Sembungan, Dieng, Wonosobo (Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo)

Fareh sempat frustasi saat terjebak macet di tengah perjalanan menuju puncak. Kekesalan Fareh sirna saat berhasil sampai ke puncak meski agak kesiangan.

Kendati tak bisa menyaksikan detik-detik matahari terbit di puncak, paling tidak ia masih bisa menikmati panorama dari atas dengan latar barisan pegunungan Jawa yang berselimut awan.

"Rasanya kurang puas kalau tidak menikmati pergantian tahun di puncak," ia menambahkan.

Pengelola wisata Bukit Sikunir, Bukhori, mencatat lebih dari 15 ribu wisatawan berkunjung terhitung Sabtu (31/12/2016) sore sampai sampai Minggu (1/1/2016) pagi.

Lebih dari separuhnya tidak sempat mendaki puncak karena kondisi jalan telah melebihi daya tampung. Mereka hanya menikmati panorama di bawah bukit, antara lain telaga Cebong.

"Sekitar 6 ribuan yang bisa naik puncak, yang lain enggak bisa naik karena jalan penuh. Ada beberapa yang pingsan di tengah jalan, namun sudah kami beri pertolongan," ungkap Bukhori.

Lokasi untuk pengunjung Bukit Sikunir sudah penuh seiring padatnya pengunjung sejak Sabtu sore. Meski begitu pengunjung masih terus berdatangan.

Lantaran tak dapat tempat parkir dan tempat menginap, kata Bukhori, ratusan pengendara roda empat terpaksa harus memutar balik.

"Target kami sebenarnya 10 ribu pengunjung untuk pergantian tahun baru. Ini melebihi target, petugas sampai kewalahan," Bukhori menambahkan.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas