Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Karena Uang, Aliong Tega Bunuh Anak dan Istri Sepupunya Sendiri

Gara-gara uang Aliong (39) jadi gelap mata, nyawa keluarga dekat pun dihabisi, padahal uang tersebut belum ia dapatkan.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Karena Uang, Aliong Tega Bunuh Anak dan Istri Sepupunya Sendiri
Bangka Pos/Fery Laskari
Aliong (kemeja kotak-kotak), tersangka pembunuh ibu dan anak di Desa Rebo, Sungailiat, diamankan polisi, Selasa (3/1/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Gara-gara uang Aliong (39) jadi gelap mata, nyawa keluarga dekat pun dihabisi, padahal uang tersebut belum ia dapatkan.

Aliong menghabisi Imelda (32) dan anak perempuannya, Aura (6) setelah sebelumnya diculik. Yang patut disayangkan adalah Imelda adalah istri dari sepupu Aliong sendiri, Akong (40)), warga Bedeng Akeh Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian, saat memberikan keterangan didampingi Kasat Reskrim AKP Andi P dan Kanit Buser Ipda Fanny, Selasa (3/1/2017) menjelaskan hal itu.

"Awalnya dua hari lalu (1 Januari 2017), kita menerima laporan bahwa ada dua anggota keluarga (korban), yaitu Imelda dan Aura, hilang. Laporan disampaikan Akong (40), suami korban. Dalam laporan, Akong menyebutkan bahwa istrinya, Imelda (32) dan anak perempuannya, Aura (6) menghilang," jelas Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian.

Tak berapa lama, Akong (40) mengatakan kepada polisi bahwa istrinya diculik.

Seseorang yang awalnya belum diketahui identitasnya, mengirim pesan singkat (sms) ke nomor telepon Akong. "Isi SMS pelaku, minta tebusan Rp 100 juta," kata Sophian.

Laporan ini kemudian mulai diselidiki oleh polisi. Tim Buser Satreskrim Polres Bangka dikerahkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hasilnya, kita temukan pelaku, yaitu tersangka Aliong (39), warga Desa Rebo, berhasil kita tangkap," katanya.

Pembunuhan sadis ini terjadi di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Kedua korban dicekik, lalu dimasukan dalam karung dan dibenamkan dalam lumpur bekas tambang inkonvensionall (TI) di Desa Rebo.

Jasad korban ditemukan pada Selasa (3/1/2017), dua hari setelah kejadian.

Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas