Ketika Anies Coba Jadi Juru Masak Acara Maulid Nabi Muhammad SAW
Di sela kampanyenya, calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbang menuju Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/12/2016).
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di sela kampanyenya, calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbang menuju Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/12/2016).
Anies menghadiri undangan perayaan Maulid Nabi yang diselenggarakan ulama kesohor Habib Luthfi bin Yahya.
Baca: Rhoma Irama Sambut Hangat Anies Baswedan
Mantan Menteri pendidikan dan kebudayaan tersebut bertemu dengan Habib Luthfi kurang lebih selama dua jam.
Ia menyampaikan tidak dapat menghadiri puncak acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Kanzus Sholawat yang diselenggarakan pada Minggu (8/1/2017) yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.
Usai menggelar pertemuan Anies kemudian sempat menengok dapur umum tempat memasak hidangan yang disajikan dalam acara maulid Nabi.
Dapur umum tersebut menarik, karena cara memasaknya yang dilakukan dalam ukuran besar. Untuk diketahui dalam perayaan Maulid Nabi di kediaman Habib Luthfi , hampir 1.000 ekor kambing dengan 7.000 ribu nampan nasi kebuli dihidangkan.
Hidangan tersebut dimasak oleh puluhan santri dan warga yang berada di sekitar kediaman Habib Luthfi.
Pantauan Tribunnews, di dapur umum tersebut Anies mencoba memasak daging kambing dalam kuali besar. Sambil berdialog dengan juru masak, Anies mengecek potongan daging dalam kuali besar yang sedang dimasak.
"Berat juga ya, dari kapan ini memasaknya," ujar Anies kepada juru masak.
"Dari pagi Pak, biasanya sampai nanti malam atau besok subuh, " jawab juru masak tersebut.
Anies kemudian berjalan menyusuri setiap kuali yang berisi nasi kebuli dan daging kambing. Usai menyapa para juru masak Anies pun kemudian menjadi sasaran foto bersama warga di tempat tersebut.
Sementara itu Anies mengatakan dalam pertemuan yang dilakukan secara tertutup, Habib Luthfi banyak memberikan nasihat kepadanya. Terutama mengenai bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik dan bijaksana.
"Pesannya ya ke depan pemimpin itu bukan hanya memberi perintah tapi juga mendengar. Jadi kita semua, seperti saya juga seorang pemimpin harus menghormati. Itu yang kira-kira disampaikan beliau (Habib Luthfi)," kata Anies yang didampingi eks Komisoner KPK, Bambang Widjojanto.
Menurut Anies pertemuannya dengan Habib Luthfi bukan kali ini saja. Sebelumnya ia sering bertemu Habib Luthfi di Jakarta.
"Saya sering bertemu dengan beliau, dan belajar banyak," pungkas Anies.
Baca tanpa iklan
