Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Kronologi Kericuhan di Kantor DPRD Boalemo

Polisi menembakkan gas air mata karena massa memaksa masuk ke dalam gedung, tempat DPRD dijadwalkan menggelar rapat bersama KPUD dan Panwaslih.

Editor: Mohamad Yoenus

TRIBUNNEWS.COM, BOALEMO -- Aksi demontrasi mendadak ricuh, setelah massa mulai mengamuk di kantor DPRD Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Polisi terpaksa menembakkan gas air mata karena massa memaksa masuk ke dalam gedung, tempat DPRD dijadwalkan menggelar rapat bersama KPUD dan Panwaslih Boalemo.

Meski polisi telah berupaya membubarkan massa, mereka tetap bertahan karena menuntut jawaban dari KPUD Boalemo yang ternyata tak hadir dalam rapat itu.

Akibatnya, bentrok antara massa dan polisi pun pecah. Kemarahan massa ini berawal dari hasil keputusan KPUD yang mencoret pasangan calon bupati petahana, Rum Pagau dan Lahamuddin Hambali dari Pilkada Boalemo 2017.

Meski Senin (16/1/2017) malam, kondisi kemanan di Boalemo telah berangsur pulih, Polres Boalemo tetap menyiagakan 500 personel kepolisian, dibantu TNI di sejumlah titik vital, seperti kantor KPU, Panwaslu, DPRD, dan kantor pemerintah Kabupaten Boalemo.

Akibat aksi ricuh ini, beberapa orang polisi dan massa aksi terluka. Beberapa bagian gedung DPRD Boalemo seperti kaca jendela dan plafon juga mengalami kerusakan. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas