Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa, Kesaksian David Ungkap Sara Hanya Berniat Melerai

Sidang pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa memasuki babak pemeriksaan saksi David James Taylor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Kasus Pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa, Kesaksian David Ungkap Sara Hanya Berniat Melerai
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Terdakwa kasus pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa, David James Taylor tidak menyanggah apa yang disangkakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepadanya. TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR- Sidang pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa memasuki babak pemeriksaan saksi David James Taylor.

David pun mengurai dengan jelas peristiwa Agustus 2016 lalu itu. Inti keterangan David di sidang Sara ialah Sara tidak ikut dalam pembunuhan, Sara hanya melerai.

"Waktu itu aku mengetahui tas Sara hilang. Aku keluar dan ketemu orang dengan jaket hitam dan celana hitam."

"Aku tanya ke dia, malah tertawa dan kuminta bantuan dia juga tertawa. Lalu dia memukulku. Akhirnya terjadi pergulatan," ujar David melalui penerjemah di PN Denpasar Bali, Selasa (24/1/2017).

David pun menyatakan, bahwa setelah itu ia dan korban bergumul dan akhirnya David berada di punggung korban.

Dan posisi korban tengkurap. Kemudian Sara tiba-tiba muncul dan melompat di antara David dan korban.
"Lalu dia menanyakan ada apa," imbuhnya.

Setelah itu, David pergi keluar dan kembali lagi setelah mengetahui rambut Sara dijambak.

Rekomendasi Untuk Anda

Akhirnya David memisahkan dan berkata umpatan buruk ke korban. Kemudian mereka terlibat pertikaian hingga akhirnya Sara pergi dan tak lama David juga pergi untuk mencari tas Sara yang hilang.

Sara Connor menyatakan, bahwa apa yang diungkapkan David adalah sebenarnya.

Ia memang tidak ada niat membunuh atau membantu pembunuhan. Sehingga ia pun tidak pernah merasa melakukan hal itu.

Makanya ketika ada saksi Suryana ia menolak untuk memerankan adegan yang dibilang ikut melakukan pembunuhan.

"Dan untuk barang bukti, yang satang gunting, maksud saya bukan mengiting. Tapi saya hanya ingin dompet itu tidak jatuh ke tangan orang yang akan menyalahgunakannya," jelasnya.

Sidang pun ditutup, David lebih melihat bahwa Sara tidak bersalah dalam kasus ini.

Sara hanya melakukan penguraian agar tak ada pertikaian di antara korban dan David. (ang).

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas