Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Joko Sutrisno Bunuh Waria karena Minta Uang Tambahan

Kompol Agus mengatakan, pemukulan yang menyebabkan kematian korban ada sekira tujuh kali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Joko Sutrisno Bunuh Waria karena Minta Uang Tambahan
Tribun Jateng/Budi Susanto
Tersangka Joko Sutrisno menjalani rekonstruksi pembunuhan di kebun tebu desa Kandri Gunungpati Semarang, di kawal pihak kepolisian bersama Kejaksaan Tinggi Jateng, Rabu (25/1/2017). TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Rekonstruksi pembunuhan waria di kebun Tebu Desa Wisata Kandri, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, dikawal ketat oleh pihak Resmob Reserse Kriminal Polrestabes Semarang, Rabu (25/1/2017) sekira pukul 11.00 WIB.

Tersangka Joko Sutrisno, memperagakan 18 adegan pembunuhan di lokasi kebun tebu Desa Kandri.

Rekonstruksi tersebut disaksikan warga dan petani yang berada di sekitar perkebunan tebu.

Wakareskrim Polrestabes Semarang, Kompol Agus S, yang berada di lokasi menjelaskan, pihaknya bersama Kejaksaan Tinggi Jateng perlu melakukan rekonstruksi tersebut.

"Kita bersama Kejati di sini untuk merekonstruksi kejadian pembunuhan pada 28 Desember lalu. Ada 18 adegan yang akan diperagakan, di adegan 10 sampai 13, pelaku melaksanakan penganiayaan hingga mengakibatkan kematian," ujarnya.

Agus mengatakan, pemukulan yang menyebabkan kematian korban ada sekira tujuh kali.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pemukulan yang dilakukan oleh tersangka ada tujuh kali, hingga menyebabkan kematian. Alasan tersangka melakukan pembunuhan karena diminta uang tambahan oleh korban, tersangka terjerat pasal 351 ayat 3," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas