Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bocah 4 Tahun Tercebur di Penggorengan

Sejak Selasa (24/1/2017), bocah asal Lumajang itu pun menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo dan telah dioperasi sebanyak dua kali.

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Jason, bocah empat tahun mengalami luka bakar yang cukup parah setelah tercebur ke dalam penggorengan berisi minyak panas.

Sejak Selasa (24/1/2017), bocah asal Lumajang itu pun menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo dan telah dioperasi sebanyak dua kali.

Saat ditemui SURYA.co.id, Jason yang berada di ruang pulih sadar lantai 3 Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD Dr Soetomo masih belum sadar usai operasi kedua yang dijalaninya.

Perban masih menyelimuti luka bakar di sebagian wajah,leher, tangan dan kakinya. Selang infus juga masih menempel pada cucu kedua Yosifonni (50) ini.

Yosi menjelaskan, cucunya yang terkenal aktif itu tercebur ke dalam penggorengan saat acara hajatan di rumah keluarganya.

Jason yang biasanya bersama dengan kakeknya saat itu tiba-tiba sudah tercebur penggorengan yang baru saja digunakan untuk menggoreng donat.

“Waktu itu sibuk semua, Jason awalnya tangannya yang kena. Mungkin kaget, akhirnya malah jatuh ke dalam penggorengan,” jelasnya saat berada di luar ruang rawat Jason, Senin (30/1/2017).

Selama ini Jason dan kakaknya dirawat oleh kakek-neneknya di Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.

Setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Haryoto dan membaik, Jason dirawat di rumah oleh neneknya. Sayangnya luka Jason bukannya mengering, malah berair dan mengeluarkan nanah.

“Anaknya kuat, tetap aktif. Ngeluh sakit saat ganti perban saja sampai terbawa mimpi, sering mengigau kalau sakit,”jelasnya.

Setelah kondisi luka Jason memburuk, Yosi belum bisa merujuk Jason ke Surabaya lantaran tidak adanya biaya. Walaupun Jason sudah tertanggung BPJS, namun Yosi tidak memiliki biaya untuk hidup dan transportasi ke Surabaya.

“Untungnya dibantu Bupati, kalau ibunya Jason ya di Batam. Nggak ada biaya kesini,”ungkapnya.

Dia pun berharap cucunya tersebut dapat segera pulih dan kembali ke rumah. Apalagi dana yang dimiliki keluarganya cukup terbatas. (Sulvi Sofiana)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas