Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Teknologi Padi Ini Berhasil Optimalkan Pertanian, dari 3-5 Ton per Hektar Sekali Panen Jadi 8 Ton

Metode ini merupakan hasil temuan Hazairin, Kepala Dinas Pertanian Kalbar dan Anton Kamaruddin, seorang petugas penyuluh pertanian setempat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sapto Nugroho

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Tahun ini Samiyo lebih bersemangat memanen padi-padinya.

Bagaimana tidak, tahun lalu satu hektar lahannya hanya mampu menghasilkan padi 3-5 ton sekali panen.

Tahun ini hasilnya mencapai 8 ton.

Samiyo dan petani lain di kelompok taninya mulai menerapkan teknologi tanam baru dari Dinas Pertanian Kalimantan Barat yang diberi nama Teknologi Padi Hazton.

Metode ini merupakan hasil temuan Hazairin, Kepala Dinas Pertanian Kalbar dan Anton Kamaruddin, seorang petugas penyuluh pertanian setempat.

Nama Hazton diambil dari gabungan nama mereka berdua.

Metode Hazton menggunakan lebih banyak bibit padi dalam satu lubang.

Rekomendasi Untuk Anda

Satu lubang diisi 25 sampai dengan 30 benih.

Keberadaan rumput gulma pun dapat diminimalisasi dengan metode ini.

Selengkapnya, simak dalam tayangan video di atas. (*)

Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas