Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jalan Utama Dukuh Pangkah, Pekalongan Ambles

- Jalan utama penghubung Dukuh Pangkah, Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap ambles.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Muh Radlis
Editor: Sugiyarto
zoom-in Jalan Utama Dukuh Pangkah, Pekalongan Ambles
Tribun Jateng/ Radlis
Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti, meninjau jembatan irigasi ambles di Dukuh Pangkah, Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Jalan utama penghubung Dukuh Pangkah, Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap ambles.

Titik ambles tepat berada di jembatan irigasi di jalan yang menuju ke Bendungan Sikethek, Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.

Amblesnya jembatan itu akibat curah hujan yang tinggi di lokasi beberapa hari terakhir.

Selain itu, jembatan yang sudah berusia tua juga menjadi penyebab ambles.

Lubang besar menganga di jembatan irigasi yang dikelola oleh Balai Pusdataru PSDA Pemali Comal itu.

Lebar amblesnya mencapai empat meter.

Rekomendasi Untuk Anda

Yohanes Kresmanto, Korlap Pemali Comal, mengatakan, faktor cuaca dan umur jembatan penyebab ambles.

"Jembatan ini dibuat tahun 1975 dan belum pernah dipugar," kata Kresmanto, Kamis (9/2/2017).

Kresmanto mengaku telah melaporkan kejadian amblesnya jembatan yang juga penghubung dia kecamatan tersebut. Rencananya, perbaikan jembatan itu akan dilakukan pada bulan Maret 2027.

"Ada anggaran pemeliharaan, perbaikan sudah kami jadwalkan bulan depan," katanya.

Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimukti, meminta pihak terkait segera melakukan perbaikan.

Mengingat jalur itu merupakan jalan utama yang digunakan warga desa.

"Arus air di bawah jembatan deras, dibiarkan lama akan semakin terkikis. Terlebih jalur itu merupakan akses utama warga desa ke Karangdadap," kata Arini.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas