Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gadis Cantik Asal Cilacap Itupun Pergi untuk Selamanya

Sejak benjolan di pipinya pecah, badan Putri justru panas, hanya mau minum dan menolak untuk makan.

Gadis Cantik Asal Cilacap Itupun Pergi untuk Selamanya
Facebook/ Bintang Starking
Cucu Putri Asih asal Cilacap awalnya hanya cabut gigi. Setelah itu, ia justru menderita tumor gingiva. 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa waktu lalu, kisah seorang gadis manis asal Cilacap, Jawa Tengah, yang wajahnya digerogoti tumor sempat membuat netizen ikut bersedih.

Pagi ini, Senin (13/2/2017), kabar duka justru datang darinya.

Gadis berusia 17 tahun itu telah pergi untuk selama-lamanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr Margono Purwokerto.

Kabar tersebut disampaikan Bintang Starking, netizen yang pertama kali memviralkan kisah miris Cucu Putri Asih.

Di postingannya pagi ini, Bintang mengungkapkan, Putri meninggal dunia pada pukul 5.15 WIB.

"RS Margono Purwokerto. Jam 5.15 pagi.

Innalillahi wainaillaihi roojingun.

Jangan bersedih sakitmu adalah kasih sayang Allah kepadamu. Mbak Putri kini Allah lebih sayang sama mbak Putri.

Allah gak mau mbak Putri kesakitan lagi. Selamat jalan sayang semoga tenang di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberi ketabahan. Amin yarobbal'alamin. Aamiin," tulis Bintang.

Pada Tribunjogja.com, Bintang membenarkan perihal kabar duka tersebut.

Menurutnya, pekan ini kondisi Putri memang sudah menurun.

Sejak benjolan di pipinya pecah, badan Putri justru panas, hanya mau minum dan menolak untuk makan.

Dari bekas benjolan itu juga selalu ke luar darah dan nanah.

Meskipun badannya panas, tetapi mata Putri selalu terpejam.

"Saat ini jenazahnya sedang dalam perjalanan pulang menuju Cilacap," tutur Bintang, Senin pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Putri menderita tumor gingiva setelah mencabut gigi gerahamnya.

Pada Januari lalu, tumor yang telah berbulan-bulan dideritanya justru berubah menjadi kanker. (tribun jogja)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas