Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lagi Asik Malam Minggu, Puluhan Remaja Terkejut Didatangi Polisi, Kemudian Ini yang Terjadi

Puluhan remaja yang sedang asyik menikmati malam minggu di kawasan Denpasar, Minggu (26/2/2017) dini hari tadi dikejutkan dengan kehadiran polisi

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Lagi Asik Malam Minggu, Puluhan Remaja Terkejut Didatangi Polisi, Kemudian Ini yang Terjadi
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Silustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR – Puluhan remaja yang sedang asyik menikmati malam minggu di kawasan Denpasar, Minggu (26/2/2017) dini hari tadi dikejutkan dengan kehadiran personil Polda Bali.

Satu per satu remaja yang tengah nongkrong diperiksa oleh polisi.

Selain remaja, personil juga menemukan sejumlah anak dibawah umur yang masih asyik nongkrong hingga larut malam.

Beberapa lokasi yang disasar polisi dalam Operasi Bina Kusuma Agung 2017 ini seperti di pinggir Jalan Pulau Serangan, Jalan Pulau Bungin, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Mahendradatta.

Kasatgas Preemtif Ops Bina Kusuma Agung 2017, AKBP  M. Nur Solekun mengatakan dalam penyisiran kali ini, pihaknya memerintahkan para remaja yang masih nongkrong di beberapa lokasi di Denpasar untuk pulang ke rumah masing-masing.

“Para remaja yang sedang nongkrong melebihi pukul 24.00 Wita diperintahkan pulang kerumah masing-masing,” tegasnya.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah serta menekan aksi kriminalitas yang terjadi pada malam hari.

Rekomendasi Untuk Anda

“Razia malam hari ini diarahkan untuk menekan aksi premanisme, jambret, pemalakan dan balap liar sehingga terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat,” jelasnya.

Solekun pun menegaskan razia serupa akan tetap dilakukan secara rutin.

“Selain di wilayah perkotaan, razia malam akan digelar disejumlah tempat yang dianggap rawan kejahatan,” tuturnya.

Opeasi kali ini bukan hanya menyasar para remaja yang kerap kali nongkrong di pinggir jalan, pihaknya juga menggelar patroli di beberapa titik wilayah di Kota Denpasar yang dianggap sering dijadikan arena balap liat atau trek-trekan.

Balap liar dianggap sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sehingga dengan digelarnya razia ini balap liar bisa ditekan.

“Mari kita sama-sama mendukung aparat kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, Polri tidak bisa bertindak sendiri tanpa bantuan masyarakat”, imbaunya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas