Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nekat Parkir di Bawah Rambu Larangan Parkir, Pemilik Mobil Fortuner Ini Kena Tilang Polisi

Polisi yang tengah melaksanakan Operasi Simpatik Siak 2017 mendapati mobil warna hitam tersebut tengah terpakir di depan SD Santa Maria.

Nekat Parkir di Bawah Rambu Larangan Parkir, Pemilik Mobil Fortuner Ini Kena Tilang Polisi
TRIBUN PEKANBARU/BUDI RAHMAT
Operasi Simpatik Siak 2017 menilang mobil Toyota Fortuner warna hitam ini saat dipakir di bawah rambu larangan parkir di depan Sekolah Dasar Santa Maria, Kota Pekanbaru, Minggu (5/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Nekat parkir di bawah rambu-rambu larangan parkir di ruas Jalan Ahmad Yani Kota Pekanbaru, sebuah mobil Toyota Fortuner dijatuhi tilang teguran dari petugas Satlantas Polresta Pekanbaru.

Polisi yang tengah melaksanakan Operasi Simpatik Siak 2017 mendapati mobil warna hitam tersebut tengah terpakir di depan Sekolah Dasar Santa Maria.

Polisi kemudian mendekati mobil dan hendak mencari pemiliknya. Namun karena ditunggu pemilik tidak kunjung tampak, polisi kemudian meninggalkan surat tilang teguran dan diselipkan di wiper mobil tersebut.

Operasi Simpatik Siak 2017 sudah berjalan lima hari. Pada hari ini, Minggu (5/3/2017) polisi mengelurkan 80 surat tilang teguran pada pengendara.

Operasi yang dipimpin KBO Iptu Fandri ini menyisir beberapa lokasi dan target pada pengendara yang melangar rambu-rambu serta tidak melengkapi standar berkendara.

Selama kegiatan, tim Operasi Simpatik kerap mendapati pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm saat dijalan raya.

Bahkan dengan penumpang sampai tiga orang, pengendara masih acuh pada keselamatan.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Budi Setiawan mengatakan, Operasi Simpatik difokuskan pada pelanggaran terhadap Undang-undang nomor 22 tahun 2009 dengan sasaran pelanggaran yang kasat mata.

"Seperti melawan arus, melanggar rambu-rambu, penggunaan helm, menyalakan lampu besar siang hari, menerobos lampu merah serta kelengkapan surat berkendara," terang Budi Setiawan.

Operasi Simpatik Siak 2017 akan terus digelar sampai tanggal 21 Maret 2017 nanti.

"Kami himbau pengguna jalan agar memeriksa kembali kelengkapan berkendara," papar Budi Setiawan. 

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas