Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seorang Ayah dan Putrinya Diamankan Warga karena Mabuk Miras

Identitas dan status keduanya belum diperjelas, karena sama-sama masih dalam kondisi mabuk sehingga belum bisa memberikan keterangan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Seorang Ayah dan Putrinya Diamankan Warga karena Mabuk Miras
Dokumen Basit Algadri
Nathandaria Mau (52) dan Femi Sikone Mau Alias Lia (20) yang mengaku ayah dan anak, saat diamankan oleh polisi di Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT. 

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG- Nathandaria Mau (52) dan putrinya bernama Femi Sikone Mau alias Lia (20) diamankan dan diserahkan ke polisi karena mabuk di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keduanya kemudian dibawa ke pos polisi setempat.

Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Lima Basit Algadri mengatakan, Nathandaria Mau, adalah warga Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, sedangkan Femi Sinone Mau adalah mahasiswi yang tinggal di kos kosan belakang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIM) Kelurahan Oesapa.

Kejadian itu kata Basit, bermula ketika Nathandaria dan Femi berboncengan menggunakan sepeda motor melewati jalan sekitar pasar Oesapa.

Namun saat dalam perjalanan, tiba tiba yang di bonceng (Femi) terjatuh dari sepeda motor,sehingga warga langsung datang untuk menolongnya.

"Namun karena dalam keadaan mabuk, mereka teriak-teriak,” kata Basit kepada Kompas.com, Rabu (8/3/2017) pagi.

Melihat itu lanjut Basit, puluhan warga kemudian membawa keduanya yang dalam keadaan mabuk minuman keras ke Pos Polisi Oesapa. 

Rekomendasi Untuk Anda

Keduanya dijemput oleh mobil patroli untuk  dibawa ke Polsek Kelapa Lima.

Berdasarkan keterangan sementara dari Nanthandaria Mau, bahwa wanita tersebut adalah anak kandungnya.

"Namun identitas dan status keduanya belum diperjelas, karena sama-sama masih dalam kondisi mabuk sehingga belum bisa memberikan keterangan yang lebih jelas,”  katanya. (Kompas.com/
Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas