Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dilaporkan GelapkanRp 14 Miliar, Mantan Kabiro Perekonomian Lampung Didakwa Lakukan Pemerasan

Mantan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung Farizal Badri Zaini menjalani sidang perdana sebagai terdakwa

Dilaporkan GelapkanRp 14 Miliar, Mantan Kabiro Perekonomian Lampung Didakwa Lakukan Pemerasan
Repro/Kompas TV
Gambar dari video yang menunjukkan mantan Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Lampung, Farizal Badri Zaini sedang menghitung sejumlah uang yang diduga merupakan uang suap atau uang pelicin dari proyek-proyek pembangunan di Lampung. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Mantan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung Farizal Badri Zaini menjalani sidang perdana sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (16/3/2017).

Di dalam dakwaannya, jaksa penuntut umum mendakwa Farizal dengan pasal berlapis. Pada dakwaan pertama yaitu pasal tentang pemerasan pegawai negeri sebagaimana diatur dalam pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Pada dakwaan kedua Farizal didakwa pasal tentang menerima suap. Yaitu pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Farizal menjadi terdakwa setelah polisi menindaklanjuti laporan dari Kepala Seksi Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung.

Farizal awalnya dilaporkan persoalan penggelapan uang sebesar Rp 14 miliar.

Uang tersebut merupakan uang setoran dari para rekanan melalui Djoko untuk mendapatkan proyek di beberapa dinas di Pemerintah Provinsi Lampung.

Setelah uang disetorkan ke Farizal melalui Djoko, nyatanya proyek tidak didapat.   

Ikuti kami di
Penulis: Wakos Reza Gautama
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Lampung
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas