Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gelar Seminar, Bandung Lawyer Club Soroti Kasus Korupsi e-KTP

Bandung Lawyer Club (BLC) Indonesia menggelar seminar nasional bertajuk "Supremasi Hukum yang Berkeadilan" di hotel Jalan Cihampelas, Jumat (17/3/2017

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Gelar Seminar, Bandung Lawyer Club Soroti Kasus Korupsi e-KTP
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Bandung Lawyer Club (BLC) Indonesia menggelar seminar nasional bertajuk "Supremasi Hukum yang Berkeadilan" di hotel Jalan Cihampelas, Jumat (17/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bandung Lawyer Club (BLC) Indonesia menggelar seminar nasional bertajuk "Supremasi Hukum yang Berkeadilan" di hotel Jalan Cihampelas, Jumat (17/3/2017).

Seminar menghadirkan sejumlah pakar seperti Teguh Samudera, Asep Iwan Irawan, Efran Helmi Juni, dan Agung Suryamal Sutisno.

Sayang pemateri utama seminar itu, yakni Jimly Asshiddiqie batal hadir dalam acara tersebut. Adapun acara itu dihadiri sejumlah advokat di Jabar.

"Kegiatan ini dalam rangka dies natalis BLC. Sedangkan kegiatan ilmiah ini merupakan keprihatinan bersama soal supresmasi hukum di negara kita," ujar Presiden BLC, Iur Liona Supriatna, kepada wartawan.

Iur mengatakan, pihaknya prihatin dengan kasus hukum yang terjadi akhir-akhir ini. Menurutnya, benteng keadilan terakhir pun terjerat kasus suap. Ditambah lagi, masih ada oknum anggota dewan yang terlibat kasus korups.

"Yang kami pikirkan di sini perbuatan mereka sudah dilakukan sistemik dan buat sengsara umat, maka hukuman terhadap mereka harus ditegakkan. Itu pemikiran yang berkembang di BLC. Jadi ingin menegakkan supremasi hukum," kata Iur.

Rekomendasi Untuk Anda

Satu kasus yang menjadi sorotan BLC, kata Iur, kasus korupsi e-KTP yang kerugiannya mencapai triliunan rupiah. Ia pun menilai jika kejahatan itu sudah melanggar hak asasi manusia lantaran korbannya seluruh rakyat Indonesia.

"Berapa triliun yang dikorupsi mereka bisa digunakan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan," kata Iur seraya menyebutkan hasil diskusi pada seminar BLC akan disampakan ke pemerintah. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas