Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemilik Tempatkan Lima Anjing Herder, Petugas Tak Jadi Bongkar Keramba Jaring Apung

Sebuah kolam ikan keramba jaring apung di tengah Bendungan Jatiluhur tak jadi ditertibkan karena pemiliknya menempatkan lima anjing herder.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pemilik Tempatkan Lima Anjing Herder, Petugas Tak Jadi Bongkar Keramba Jaring Apung
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Lima anjing herder berkeliaran di salah satu kolam ikan keramba jaring apung di tengah perairangan Bendungan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, di hari pertama penertiban keramba oleh personel Satuan Tugas Operasi Jatiluhur Bersih, Senin (3/4/2017). TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA - Sebuah kolam ikan keramba jaring apung di tengah Bendungan Jatiluhur tak jadi ditertibkan karena pemiliknya menempatkan lima anjing herder.

Sesuai rencana pada Senin (3/4/2017), personel Satugas Tugas Operasi Jatiluhur Bersih menargetkan penertiban 15 ribu keramba jaring apung dari perairan di Bendungan Jatiluhur.

Lima anjing herder yang ditemui petugas berkeliaran di keramba jaring apung selebar sekitar lima meter persegi.

Saat para petugas hendak mendekati petak keramba lima anjing herder tersebut langsung reaktif sambil menceburkan dirinya menuju perahu yang dinaiki petugas. Sementara pemilik petak keramba tak ada di tempat saat petugas datang.

Kehadiran lima anjing di salah satu petak keramba jaring apung dinilai janggal karena berada di tengah danau. "Kenapa ada anjing di sini? Pemiliknya juga tidak ada," gerutu seorang petugas.

Petugas terpaksa batal menertibkan satu petak keramba jaring apung yang sudah tidak berfungsi tersebut dan menertibkan petak lainnya yang tidak produktif dan rusak.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Satgas Letkol Inf Ari Maulana mengatakan hari ini pihaknya memulai penertiban keramba jaring apung. Untuk hari ini petugas menyasar petak keramba yang sudah rusak.

"‎Tahun ini target kami 15 ribu keramba jaring apung harus terangkat dari perairan Jatiluhur. Saat ini penertiban diprioritaskan pada keramba jaring apung yang rusak dan tak bertuan," ujar Ari.

Komandan Distrik Militer 0619 Purwakarta itu menjelaskan, tujuan penertiban lokasi budidaya ikan ini untuk mengembalikan kualitas air di bendungan terbesar di Jabar ke kondisi semula.‎

Di perairan Bendungan Jatiluhur keramba jaring apung mencapai 30 ribu merujuk data dari Perum Jasa Tirta II selaku pengelola air.

Ari menambahkan, Satgas Operasi Jatiluhur Bersih akan menertibkan keramba jaring apung di perairan Bendungan Jatilihur empat kali setiap pekannya.

"Sebulan akan terangkat sekitar 1.600 unit keramba jaring apung," ia menambahkan.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas