Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kharisma Sarah Menangis saat Hasil Tes Urinenya Positif Mengandung Narkoba

Perempuan berbaju hijau ini tak bisa mengelak lagi setelah hasil urinenya positif mengandung zat amphetamine.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kharisma Sarah Menangis saat Hasil Tes Urinenya Positif Mengandung Narkoba
Tribun Medan/Array A Argus
Kharisma Sarah, cewek berpipi tembem yang terbukti menggunakan narkoba. Sarah sempat menangis di hadapan petugas gabungan BNNP dan Kodam I/Bukit Barisan, Sabtu (8/4/2017). TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kharisma Sarah, wanita berpipi tembem ini menangis setelah petugas gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dan Kodam I/Bukit Barisan melakukan pengecekan urine terhadap dirinya.

Perempuan berbaju hijau ini tak bisa mengelak lagi setelah hasil urinenya positif mengandung zat amphetamine.

"Saya belum lama pakai ekstasi pak. Baru setengah tahun ini," kata Kharisma dengan mata berkaca-kaca, Sabtu (8/4/2017) di halaman rumahnya di blok G-27 Komplek Pamen TNI Jl Djamin Ginting.

Sarah mengaku, ia menggunakan narkoba jenis ekstasi itu di luar. Dari pengakuannya, ekstasi itu digunakannya saat berkumpul dengan temannya.

"Saya makainya di luar pak. Bukan pakai di sini," ungkap Sarah yang kemudian memeluk ibunya.

Tak hanya Sarah, ayahnya bernama Herry Roestandy juga positif narkoba.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Herry menggunakan methamphetamin atau sabu-sabu.

Baca: Ibu Guru Batal Nikah Resmi dengan Supianto, Suami Sirinya itu Ternyata Perwira Polisi Gadungan

Mengetahui ayah dan anak itu gunakan narkoba, Kasi Intel BNNP Sumut, Kompol AP Hasibuan sempat geleng kepala.

Petugas juga menasehati Herry karena dianggap lalai mengawasi anaknya.

"Bapak ini gimana. Kok anaknya dibiarkan pakai narkoba. Cukup lah bapak saja yang terjerumus," kata Hasibuan.

Menjawab hal itu, Herry malah mengaku tidak tahu anaknya menggunakan narkoba. Ia baru tahu setelah petugas gabungan melakukan tes urine.

Selain menemukan alat isap sabu (bong) di kediaman Herry, petugas gabungan juga menemukan dua buah senapan angin. Turut disita satu buah sangkur. (Ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas